oleh

Idlib Mulai Luluh Lantak, Sudah 1.500 Tewas

KOTA-KOTA di Idlib mulai luluh lantak. Serangan pasukan Syria dan sekutunya, Rusia, setiap hari memakan korban belasan hingga puluhan orang. Sejak kemarin (12/6) setidaknya 25 penduduk sipil harus kehilangan nyawa akibat bom-bom yang dijatuhkan dari udara. Tujuh di antara koban tewas adalah anak-anak.

——————-

Loading...

“SEBANYAK 13 korban tewas berasal dari Desa Jabala,” bunyi pernyataan Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) seperti dikutip AFP, kemarin.

Jet-jet Sukhoi milik Rusia-lah yang menjatuhkan bom di desa tersebut. Sebanyak 12 lainnya adalah korban serangan di Khan Sheikhoun, Kafr Battikh, dan beberapa desa lainnya. Pasukan Rusia juga membombardir kota-kota di Provinsi Hama. Seperti sebelumnya, bom-bom itu sengaja dijatuhkan di ladang, pasar, dan permukiman penduduk.

Serangan yang dilakukan rezim Presiden Bashar Al Assad tersebut sejatinya melanggar kesepakatan yang dicapai September tahun lalu antara Turki, Rusia, dan Syria. Yaitu, wilayah Idlib, Hama, Latakia, dan Aleppo seharusnya menjadi zona netral dan tidak boleh diserang. Area itu merupakan wilayah kekuasaan oposisi.

Metode penyerangan yang dilakukan Assad saat ini serupa dengan yang dilakukannya sejak awal perang Syria. Yaitu, menyerang penduduk sipil dengan membabi buta. Bom barel juga tetap digunakan dengan intensif. Akibatnya, jumlah korban jiwa dan luka kian membengkak.

Komentar

BERITA LAINNYA