oleh

Hakim Kasus Mamin Basel: “Jangan Mengatakan Tidak Tahu & Jangan Mempersulit”

*Sri Endang: Kami Tidak Mau Mendengar Tidak Tahu, Tidak Tahu

PANGKALPINANG – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tindak pidana korupsi (Tipikor) Kelas I B, Pangkalpinang yang diketuai Sri Endang bersama 2 orang anggotanya Yelmi dan Erizal meminta kepada para saksi yang hadir pada sidang lanjutan perkara Tipikor anggaran belanja Makanan dan Minuman (Mamin) untuk kegiatan penguatan fungsi kesekretariatan dan administrasi perkantoran serta fasilitasi kelancaran pelaksanaan tugas Bupati, Justiar Noer dan Wakil Bupati, Riza Herdavid Kabupaten Bangka Selatan (Basel) pada tahun 2017 silam, agar memberikan keterangan yang jelas dan tidak perlu takut terhadap para terdakwa yang kini duduk di kursi pesakitan, Senin (22/4/2019).

loading...

“Suadara-saudara bersaksi, memberikan keterangan dan diambil sumpahnya dengan Alquran dan Alkitab. Sampaikan apa yang suadara ketahui, dilihat dan didengar. Kami tidak mau mendengar tidak tahu, tidak tahu. Yang dijadikan saksi disini, orang yang mengetahui kejadian yang diduga dilakukan oleh orang yang diduga. Jangan mengatakan tidak tahu dari awal sampai akhir, dan jangan mempersulit”, tegas Ketua majelis hakim, Sri Endang, saat membuka persidangan yang terbuka untuk umum.

Sebelum memberikan keterangan dan bersaksi dihadapan majelis hakim, JPU dan PH terdakwa Suwandi Aks, Endang Kristinawati dan Yusuf. Para saksi yang hadir dalam sidang perkara tersebut secara kompak mengakui, bahwa kenal dengan terdakwa Suwandi Aks, Endang Kristinawati dan Yusuf. Namun, tidak ada ikatan saudara apapun dengan masing-masing terdakwa.

Komentar

BERITA LAINNYA