oleh

Gara-gara Ujaran Kebencian, Rizki Akhirnya Diadili

Babelpos.co  PANGKALPINANG – Gara-gara tuduhan menyebar kebencian lewat media sosial berupa facebook, terdakwa Rizki Surya Dharma alias Surya Rizki harus duduk di kursi pesakitan di Pengadilan Negeri Pangkalpinang Rabu, (9/5).

Jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, Fardhiyan Affandi, di hadapan majelis hakim yang diketuai, Sri Endang Amprawati Ningsih menilai terdakwa warga Gabek berusia 35 tahun telah melakukan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai suatu perbuatan berlanjut dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku agama, ras dan antar golongan.

Dikatakan Fardhiyan, berawal melalui akun facebook yang terdakwa buat dan kelola sendiri atas nama Surya Rizki. Dari facebook tersebut terdakwa mengunggah gambar dan tulisan lalu membagikan kepada grup facebook yang terdakwa ikuti.

Disebutkanya di antara yang dituliskan terdakwa seperti:
Hutang luar negeri NKRI, melambung tinggi. Rp 4,219 Trilyun dari Cina Komunis sama persis Anggola sama persisi Venezuela sama persis Zimbabwe dan dipergunakan hanya untuk membayar bunga hutang. Nilai tukar Rupiah akan berubah dari Dolar USA ke Yuan Cina Komunis sama persis dengan Zimbabwe, bedanya dengan NKRI mengganti kertas baru NKRI.

Beberapa ujaran yang dinilai kebencian juga yang menyinggung etnis seperti: Regulasi kebijakan pemberian hak kepemilikan lahan kepada orang asing, Cina Komunis.

Tax Amnesty, pengampunan pengemplang pajak dan koruptor kelas kakap warga Negara keturunan Cina komunis. Kurs Rupiah tidak pernah membaik dari Rp 14 ribu per Dolar USA (awal Januari 2017).

Dari Cina Komunis direklamasi 17 pulau buatan dan dibingkai foto bunda Maria untuk perayaan pemasok narkoba yang terbesar dari Cina Komunis. Dwi kewarganegaraan bagi anak cucu PKI keturunan Cina komunis yang melarikan diri ke luar negeri terutama ke Cina komunis dan Rusia.

Komentar

BERITA LAINNYA