oleh

Galaunya Caleg!

Kini, sudah di kelopak mata terbayang tetangga berdatangan mengucapkan selamat karena terpilih. HP juga seperti tak berhenti berdering dan memberi tanda banyaknya ucapan yang masuk. Sayang, itu hanya bayangan dan mimpi dalam setengah tidur.

Bukankah pencoblosan juga belum? Tanggal 17 April masih pekan depan?
Terbayang juga tetangga berseliweran di depan rumah, datang dan pergi ke TPS (Tempat Pemungutan Suara). Semua memberi tanda jempol, seolah pasti memilih si Caleg. Dan itu dijawab dengan senyum penuh arti sekaligus sebagai ucapan terima kasih.

loading...

***

“MAAF, dokter. Sejak saya jadi Caleg ini saya melihat kadar kecerewetan istri saya makin jadi. Tiap hari kerjanya memperhatikan saya dan membahas hal-hal yang menurut saya tidak penting. Itu perlu diobati. Apa ada obatnya dok?” tanya si Caleg ke dokter umum suatu sore.

Dan dia memang sengaja datang sendiri ke dokter, tanpa ditemani si istri.
”Jadi apa yang bisa saya bantu?” ujar si dokter.
”Saya minta obat penenang dok,” ujar si Caleg.
”Oke, ini diminum 3 kali sehari ya…” ujar si dokter sembari memberi obat.
”Kalau istri saya nanya, gimana jawabnya, ya Dok?” tanya si Caleg lagi.
”Oh, obat itu buat Bapak, kok,” ujar Dokter.***

Komentar

BERITA LAINNYA