oleh

Elvian Terima Anugerah Kebudayaan

*Lima Bulan Debat Untuk 51 Penghargaan
KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan kemarin (26/9) menghelat malam anugerah kebudayaan tahun 2018. Ada 51 orang, komunitas, dan daerah yang mendapatkan penghargaan.

Salah satunya diterima oleh Sejarawan Bangka Belitung (Babel) Akhmad Elvian yang dikenal sebagai penulis Rubrik Histori di Harian Babel Pos.

loading...

———————

DIREKTUR Warisan dan Diplomasi Budaya Kemendikbud Nadjamuddin Ramly menuturkan bahwa acara penganugrahan tersebut digulirkan sejak 2012. ”Tujuan pemberian penghargaan kepada pegiat kebudayaan untuk memberikan kenangan bahwa pemerintah peduli,” ungkapnya. Dia menyadari bahwa 51 penghargaan ini tidak bisa menjangkau seluruh pegiat budaya.

Nadjamuddin mengungkapkan jika penghargaa yang dihelat tiap tahun mampu memberikan motivasi kepada generasi muda. Apalagi pada tahun ini ada katagori baru untuk anak remaja. ”Yang hadir di sini pasti akan menggetoktularkan kepada yang lain,” ucapnya.

Nadjamuddin sempat terharu ketika ada penerima anugrah curhat kepadanya. ”Peserta dari Sulawesi semalam bilang kalau selama ini pegiat kebudayaan ini bekerja di dalam sepi, kami kaget ada yang memberi penghargaan,” ceritanya.

Dia mengatakan bahwa pemilihan pemenang tidak mudah. Diskusi sudah dimulai sejak Februari lalu. ”Dari Lima bulan lalu kami berdebat siapa yang berhak mendapat penerima. Agustus keputusannya,” ungkapnya.

Tim penilai Anugrah Kebudayaan Taufik Rahzen mengatakan bahwa pekerjaan tim penilai tidak mudah. Hal itu terbukti dari banyaknya tim penilai. Jumlahnya mencapai 40 orang penilai. ”Tim penilai sudah bekerja dalam empat tahun terakhir. Untuk tahun ini istimew karena dibayangi UU Kemajuan Kebudayaan,” ucapnya.

Komentar

BERITA LAINNYA