oleh

DP3 Basel Bersama UBB, Hitung Kesejahteraan Nelayan

Babelpos.co  TOBOALI – Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Bangka Selatan pada tahun 2018 bekerja sama dengan pusat kajian sumber daya perairan dan pulau-pulau kecil Universitas Bangka Belitung (UBB) untuk melakukan kajian dan penghitungan tentang kesejahteraan nelayan dan pembudidaya ikan.

“Untuk mengukur hal tersebut, ada sebuah indkes yang lebih dikenal dengan nilai tukar. Secara umumnya, NTN (Nilai Tukar Nelayan) merupakan angka yang menunjukan perbandingan antara indkes harga yang diterima nelayan dan indeks harga yang dibayar nelayan, begitu pula dengan nilai tukar pembudidaya ikan adalah perbandingan antara indeks pendapatan pembudidaya dan indeks pengeluaran pembudidaya ikan,” kata Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan, Pemkab Basel, Suhadi, Minggu (4/11/2018).

loading...

Suhadi menjelaskan, setelah melakukan pengumpulan data dilapangan baik melalui survey, kuisioner dan wawancara selama kurang lebih 2 bulan, sehingga pada Sabtu (3/11) kemarin tim dari Universitas Bangka Belitung (UBB) menyampaikan laporannya di hadapan sekitar 30 orang peserta Forum Group Diskusi (FGD) yang turut dihadiri Kepala Bidang Perikanan, Abdul Haq, para Camat di 8 Kecamatan, perwakilan nelayan, penyuluh perikanan beserta unsur Satuan kerja (Satker) terkait lainnya.

“Tim kajian UBB yang dipimpin oleh Dr. Endang Bidayani memaparkan beberapa temuan lapangan terkait kesejahteraan nelayan dan pembudidaya ikan di Bangka Selatan di antaranya yang menjadi temuan mereka adalah bahwa terjadi gap yang amat jauh antara musim ketika ikan melimpah dan ketika musim paceklik seperti karena cuaca dan lain sebagainya,” ujar Suhadi.

Komentar

BERITA LAINNYA