oleh

DKPP RI Ingatkan Bawaslu se-Babel

*Pahami Kode Etik Penyelenggara Pemilu
ANGGOTA Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia, Prof. Dr. Muhammad, S.IP., M.Si. mengingatkan komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten/kota se-Bangka Belitung (Babel) untuk memahami kode etik penyelenggara Pemilu.

————–

loading...

Prof Muhammad mengingatkan, kode etik adalah suatu kesatuan asas moral, etika, dan filosofi yang menjadi pedoman perilaku bagi penyelenggara Pemilu.

Ia menambahkan, Pemilu yang berintegritas salah satunya ditentukan oleh penyelenggara Pemilu yang juga berintegritas.

“Kode etik tersebut berupa kewajiban atau larangan, tindakan dan atau ucapan yang baik atau tidak baik dilakukan oleh penyelenggara Pemilu,” kata Prof Muhammad saat menjadi pemateri Rapat Kerja Dalam Rangka Peningkatan Kapasitas dan Kapabilitas SDM Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (2/12) malam.

Masih adanya penyelenggara Pemilu yang tidak mematuhi kode etik, beber dia, menyebabkan di beberapa daerah banyak pengawas Pemilu yang diadukan ke DKPP.

“Ada di beberapa daerah banyak aduan terkait dengan pelanggaran kode etik yang masuk ke kami,” ungkap Prof Muhammad.

Komentar

BERITA LAINNYA