oleh

Dinding Rumah Dijebol Untuk Mengeluarkan Wati, Ambulans pun Tidak Muat

”Kami pikirkan ruangannya agar pasien bisa dioperasi. Kami sudah siapkan spesialis ruangan tersendiri,” ujar Theodorus sebagaimana dilansir laman Prokal, Jumat (11/1).

Theodorus menambahkan, pihaknya akan meminta izin pihak keluarga untuk menjebol dinding rumah Wati.

”Kalau sudah dijebol, urusan Dinsos menggantinya,” kata Theodorus.

Theodorus menegaskan, penanganan tidak akan mudah. Pasalnya, Wati sudah tidak beraktivitas dalam waktu lama.

“Operasi itu berupa operasi bariatrik, teknik operasi pengecilan dan bypass lambung untuk menurunkan berat badan akibat obesitas,” jelas Theodorus.

Theodorus optimistis berat badan Wati turun. Setelah operasi, Wati harus mengonsumsi multivitamin dalam kurun waktu panjang. ”Mudah-mudahan dalam enam bulan bobot pasien sudah berkurang,” ujar Theodorus.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Andjar Hari Purnomo mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan keluarga Wati mengenai peralatan yang efektif untuk mengevakuasi yang bersangkutan.

“Untuk evakuasi memang kami cari kendaraan yang bisa mengakomodasi Bu Titi Wati. Yang jelas, ambulans tidak muat,” kata Andjar. (daq/ign)

Komentar

BERITA LAINNYA