oleh

Dicari Elang yang Lantang

RAKYAT tak butuh gagak bersuara murai, tapi mau pekik elang bersuara lantang!

Oleh: Syahril Sahidir – CEO Babel Pos Grup

Loading...

loading...

MESKI yang sibuk menjelang Pemilu ini adalah KPU, Bawaslu, Kemendagri, Parpol, Caleg, Capres/Cawapres, serta segenap stakeholder negeri, tapi sesungguhnya ibarat drama, tokoh sentral dalam ajang pesta demokrasi ini adalah rakyat. Lebih-lebih rakyat yang sudah punya hak pilih dan tentunya terdaftar sebagai pemilih.

Pernah penulis kemukakan, bahwa rakyat bisa balas dendam dalam diam. Rakyat tepatnya suara rakyat adalah bak burung dara di tangan. Dipegang terlalu erat, mati. Dipegang terlalu longgar, terbang.

Rakyat negeri ini sudah kenyang dan berpengalaman banyak ‘ditipu’, ‘dikerjai’, juga ‘diiming-imingi’ oleh para caleg. Ingatlah itu sudah mendidik rakyat juga menjadi pandai ‘menipu’, ‘mengerjai’, serta sudah pandai pula ‘meng-iming-imingi’ para caleg.

Dengan kondisi seperti ini, berarti tak ada pilihan bagi para peminat yang mau jadi anggota dewan, harus benar-benar berupaya meyakinkan rakyat. Tak cukup dengan sejumlah uang, tak juga bisa lagi sekadar barang, tapi harus benar-benar total dan semuanya. Dan itu tentunya tak bisa hanya sekali dua, melainkan berulang-ulang dan berkali-kali.

Dan, sekali lagi, itupun masih berpeluang untuk tak terpilih.

***

KADANG merasa sudah populer dan ngetop, begitu menyatakan siap maju, rakyat akan menjadi tahu dan tinggal meyakinkan saja. Tapi, apakah begitu gampang? Sekali lagi, rakyat negeri ini sudah ‘berpengalaman’. Pengalaman itu adalah sudah menjadi milik rakyat Republik ini.

Komentar

BERITA LAINNYA