oleh

“Di Indonesia Tidak Ada yang Tahu Kecuali Saya!”

*Erzaldi: Jangan Kasih Ilmu Lada ke Negara Asing
GUBERNUR Provinsi Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mewanti-wanti petani lada di Babel untuk tidak terlalu mudah percaya dengan orang Eropa, atau warga asing yang datang dan berniat belajar bertani.

————-

Loading...

loading...

KENAPA? Karena kata gubernur, sekarang ini ada indikasi orang-orang Eropa berusaha mencuri ilmu bercocoktanam lada dari petani di Babel. Yang kebetulan kata dia, orang kita sering ‘buta’ jika ada orang Eropa yang datang dan berniat belajar untuk mencuri ilmu.

Akibatnya, baik secara sengaja maupun tidak sengaja ilmu menanam lada yang dikuasai turun-temurun, diserahkan begitu saja ke orang asing.

Kenapa Erzaldi bilang begitu?
Jadi ceritanya kata dia di hadapan ratusan anggota komunitas Babel Peduli yang berkumpul di Mahligai Gubernur, Sabtu malam (13/4), baru-baru ini ada petani lada yang membanggakan diri bahwa selama sebulan ada bule yang tinggal di rumahnya, dan bule itu membayar untuk tinggal, istilahnya home stay.

Tapi ternyata, bule tadi sebulan di rumah petani lada tersebut punya agenda lain. Yaitu belajar bagaimana mengurus lada.

Ku ngeruce! Ikak tau dak, kita ne lah kena akel kek urang barat! Nya mayar home stay sebulan, tapi ikak ajar nekmana ngurus sahang, nya tengah maling ilmu ikak! Sebulan nya lah dapet ilmu e. Sebulan urang barat ya belajar. Urang kita ne gampang umun (percaya) asak kek urang barat. Ko marah, ko kesel,” kata Erzaldi.

Komentar

BERITA LAINNYA