oleh

Demokrasi Sambel Belacin

Alhamdulillah…, kalimat menohok itulah yang makin membuat saya kian berusaha maksimal sekreatif mungkin berkampanye dan berdialog langsung dengan masyarakat di kampung-kampung serta memotivasi anak-anak muda agar menyiapkan diri menjadi orang baik agar demokrasi Indonesia kedepan benar-benar baik dan benar sehingga kekuasaan diraih dengan halalan thayyiban.

Curhat Caleg Kepada Caleg
WALAUPUN saya ini notabene Caleg (Calon Legislatif), ternyata tak sedikit kawan yang berbeda partai curhat berbagai hal mengenai pencalegannya. Bahkan walaupun bukan curhat, saya yang notabene Caleg DPR RI dari Partai GERINDRA, tetap berkomunikasi dengan kawan dan sahabat saya yang juga Caleg DPR RI dari Dapil yang sama (Bangka Belitung) dari partai berbeda, seperti PDIP, NASDEM, PAN, PKS dan GOLKAR. Maklumlah, mereka semua adalah teman dan sahabat, jauh sebelum kita sama-sama menjadi Caleg.

Loading...

So, jangan hanya karena Pemilu membuat kita menjadi putus persahabatan atau pertemanan yang sudah terjalin. Malu sama generasi muda, malu sama anak-anak yang sedang menuntut ilmu, malu dengan para pendiri negeri, malu sama Pejuang Kemerdekaan RI, malu sama tagline kampanye yang begitu hebat terpampang, malu sama kebhenikaan dan malu sama Pancasila.

Komentar

BERITA LAINNYA