Oleh: Drs. Akhmad Elvian – Sejarahwan Bangka Belitung — BAHASA Indonesia yang kita gunakan sekarang berkembang dari Bahasa Melayu dan Bahasa Melayu


Oleh: Akhmad Elvian – Sejarahwan Bangka Belitung SALAH satu kajian menarik ketika mempelajari Algemeen Verslag Der Residentie Banka Over Het Jaar 1850,

Oleh: Drs. Akhmad Elvian – Sejarahwan Bangka Belitung BATIN adalah wilayah pemukiman masyarakat di pulau Bangka yang terdiri atas beberapa kampung. Pemimpin

Oleh: Drs. Akhmad Elvian – Sejarahwan Bangka Belitung SISTEM Kerja dan pengupahan atau penggajian di pulau Bangka yang masih berlaku sejak masa

Oleh: Akhmad Elvian – Sejarahwan Bangka Belitung — PEMBERONTAKAN Amir kepada Pemerintah Kolonial Belanda menyebabkan dirinya dihukum buang tanpa proses verbal, keluarga

Oleh: Akhmad Elvian – Sejarawan Bangka — BANGKA pada Pertengahan abad 17 Masehi: “Berkuasalah seorang pateh di Kualo Menduk bernama “Pateh Singa

Akhmad Elvian – Sejarahwan Bangka Belitung — “BRIEVENBUS” dalam bahasa Belanda sering diterjemahkan dengan Bus Surat atau Kotak Pos. Keberadaan Brievenbus masih

Oleh: Akhmad Elvian – Sejarahwan Bangka Belitung — BOEDJANG Singkip dan Oemar, bekas panglima perang Depati Amir yang berlindung ke BatinTikal di

Oleh: Akhmad Elvian – Sejarahwan Bangka Belitung — DALAM surat yang dikirimkan oleh komandan tentara ekspedisi militer di Banka (surat ditulis oleh

Oleh: Akhmad Elvian – Sejarahwan Bangka Belitung — KARENA gigihnya perlawanan rakyat Bangka, pemerintah Hindia Belanda terpaksa harus melakukan berbagai upaya untuk

Oleh: Akhmad Elvian – Sejarahwan Bangka Belitung — KOBOEBANGKA (Kotabangka) atau Bangkakota yang kemudian disebut Belanda dengan Pankal Kotta markas tempat Depati

Oleh: Akhmad Elvian – Sejarawan Bangka — DALAM Algemeen Verslag Der Residentie Banka Over Het Jaar 1850, bundel Bangka No.41, dinyatakan pada