oleh

Camat Sungailiat Datangi Pidsus Kejari Bangka, Ada Apa?

*Suhardi: Masalah Orang Besar…
KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Bangka melalui Seksi Pidana Khusus (Pidsus) memanggil Camat Sungailiat, Suhardi, Jumat (8/3). Pemanggilan ini terkait laporan dugaan gratifikasi dalam surat pendukung Surat Perintah Kerja (SPK) izin usaha pertambangan (IUP).

———————

WALAU panggilan dalam tahap klarifikasi ini belum mengindikasikan gratifikasi sesuai laporan.
Pantauan Babel Pos, Camat Sungailiat tiba di ruang Kasi Pidsus Kejari Bangka sejak pukul 09.30 WIB bersama pegawai Kecamatan Sungailiat yang menyetir mobilnya. Kedatangan Suhardi dengan membawa sejumlah berkas.

Sekitar pukul 11.00 WIB, barulah Camat Sungailiat keluar dari ruangan Pidsus, namun tidak berkata banyak ketika melintasi awak media. Hanya saja, mantan Camat Merawang ini sempat menyapa dan menyalami awak media yang menunggu di depan ruang Pidsus.

“Masalah orang besar ni, biasa lah,” ujar Suhardi berkata sambil berlalu menuju mobil dinasnya.
Terkait hal ini, Kasi Pidsus Kejari Bangka, Aditia Sulaiman membenarkan soal pemanggilan Camat Sungailiat itu. Pemanggilan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat tentang dugaan gratifikasi yang melibatkan Camat Sungailiat dalam pengeluaran dokumen surat untuk kelengkapam IUP timah di daerah Jelitik.

“Hanya klarifikasi adanya laporan masyarakat yang menyebutkan surat untuk dukungan SPK IUP timah itu menggunakan surat yang tak teregistrasi di kecamatan. Tetapi setelah kita klarifikasi tidak benar, surat itu teregister di Kecamatan Sungailiat,” kata Aditia di ruang kerjanya, kemarin (8/3).

Komentar

BERITA LAINNYA