oleh

Caleg Demokrat Ajukan Gugatan ke MK

“Permohonan gugatan itu harus diregister dulu di MK. Nah, teregister atau tidaknya itu ada di MK. Kalau tidak teregister, artinya itu ditolak,” ujar Amri sembari menambahkan permohonan gugatan yang diajukan Sopli ke MK RI itu terkait selisih perolehan suara antara yang bersangkutan (Sopli_red) dengan Hendri sebanyak 20 suara.

“Mungkin Sopli baru taunya ada selisih suara itu setelah pleno di tingkat Kecamatan (Simpang Rimba, Payung dan Pulau Besar) selesai, begitu juga pleno di tingkat Kabupaten. Kalau yang bersangkutan mengajukan keberatannya saat pleno di tingkat Kecamatan dan Kabupaten, maka bisa dibuka kembali kotak suara untuk penghitungan ulang dan sebagainya. Tapi, pada saat itu yang bersangkutan termasuk saksi dari Partai Demokrat pun tidak mengajukan keberatan sama sekali,” tutur Amri.

Loading...

Ia memastikan, terkait dengan hal itu tidak ada rekomendasi apapun dari Bawaslu yang masuk ke KPU. Sebab, pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara telah selesai dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi hingga Nasional.

“Saat pleno di tingkat Kecamatan dan Kabupaten yang bersangkutan dan saksi dari Partai Demokrat tidak ada mengajukan keberatan dengan hasil pleno. Kalau gugatannya Sopli itu diterima MK, tentu akan kita siapkan jawabannya,” tegas Amri. (tom)

Komentar

BERITA LAINNYA