oleh

Butik Jual Obat Keras

f-kaitan-hl-web*Tanpa Izin, Digerebek Polisi
*Pelaku Ngaku Beli di Apotik Pangkalpinang
SATRes Narkoba Polres Bangka Tengah (Bateng) berhasil mengungkap kasus peredaran obat keras yang terdapat di wilayah Kota Koba dan sekitarnya. Sebuah toko yang terdapat di Desa Kurau Barat digrebek karena diduga kuat menjual obat keras daftar G tanpa dilengkapi izin edar.
—————
TOKO yang digrebek ini merupakan milik perempuan berinisial HA (38) yang kesehariannya berprofesi sebagai ibu rumah tangga.

Informasi yang berhasil dihimpun, kegiatan penggrebekan ini dilakukan Selasa (18/10/2016) kemarin sekitar pukul 13.00 WIB. Penggrebekan ini dilakukan berawal dari penyelidikan mendalam yang dilakukan pihak Sat Res Narkoba Polres Bateng terhadap peredaran obat-obatan keras yang sering dikonsumsi muda-mudi di Kota Koba dan sekitarnya. Dari kegiatan penggrebekan ini berhasil diamanan HA warga desa setempat yang merupakan pemilik toko.

Saat digrebek, pelaku tertangkap tangan sedang mengedarkan obat-obatan berbahaya tersebut di toko butik dan counter handphone miliknya. Pelaku tidak bisa mengelak ketika aparat kepolisian dari Sat Res Narkoba mendatangi tokonya. Dari penggrebekan ini berhasil diamankan barang bukti, berupa obat tramadol sebanyak 164 butir dan obat warna kuning yang bertuliskan DMP atau dikenal dengan sebutan pil Dextro sebanyak 980 butir. Saat itu juga, pelaku beserta seluruh barang bukti langsung digelandang ke Mapolres guna menjalani pemeriksaan intensif.

Kabag Ops. Polres Bangka Tengah Kompol. Nur Samsi seizin Kapolres Bateng AKBP. Frenky Yusandhy saat dikonfirmasi membenarkan adanya penggrebekan terhadap salah satu toko di Desa Kurau Barat tersebut. Dikatakannya, pihaknya melakukan penggrebekan ketika pelaku sedang melakukan aktifitasnya mengedar obat-obat keras tersebut. “Saat ini pelaku sedang kita lakukan pemeriksaan secara intensif. Kasus ini masih kita dalami lebih lanjut,” ujarnya.

Komentar

BERITA LAINNYA