oleh

BPRS Minta ‘Dikasihani’, Soal Perkataan ‘Ngeroh Aek’

Babelpos.co  PANGKALPINANG – Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) menyambangi Sekretariat SMSI Babel, Jumat (13/10/2017). Bersama Ketua BPRS, Andri Nurtito, anggota BPRS yang sempat menyebut wartawan ‘ngeroh aek’ (buat keruh suasana,red), Abdul Syukur menyampaikan permohonan maaf ke wartawan. Beberapa pimpinan media di Babel hadir dalam penyelesaian masalah itu.

“Kami minta maaf terkait permasalahan yang kami sadari dan tidak sadari. Menyinggung profesi memang ada ketersinggungan dan tidak nyaman lebih dalam dibanding menyinggung pribadi kita. Saya bisa memahami sebagai seorang profesional terasa kecewa dan tidak nyaman. Atas nama lembaga kami mohon maaf,”jelas Andri Nurtito.

loading...

Memang kehadiran Abdul Syukur datang kerumah pasien Rahayu atas petunjuk dari Ketua BPRS. “Kami bagi tugas untuk menangani RSBT dan RSUD. Tugas kami menjadi mediator pihak keluarga dan RS agar tercapai kesepakatan sebelum terjadi sengketa. Artinya bisa diselesaikan secara kekeluargaan, bekerja di ranah administratif merekomendasikan ke Gubernur,”urainya

“Semoga kami dapat dikasihani untuk tidak dibawa ke ranah hukum, cukup secara kekeluargaan saja. Dapat memahami lembaga kami, yang masih baru belum begitu eksis.

Komentar

BERITA LAINNYA