oleh

BKKBN Bentuk Tim Advokasi KKBPK Bangka Barat

MUNTOK – Dalam rangka mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas, arah kebijakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Babael Tahun 2019 di Bangka Barat difokuskan pada beberapa hal. Diantaranya, pengendalian kuantitas penduduk melalui Keluargo Berencana dan Pembangunan Keluarga, penguatan landasan hukum dalam kebijakan pendudak dan keluarga berencana. Kemudian penguatan kelembagaan kependudukan dan KB. Serta penguatan data dan informasi kependudukan.

Karena itulah BKKBN menggelar pertemuan kelompok kerja Advokasi Program KKBPK di Kabupaten Bangka Barat, Kamis (7/2) lalu di Ruang Operasional II Kantor Bupati Bangka Barat. Pertemuan kelompok Advokasi Program KKBPK ini diikuti oleh Ikatan Dokter Indonesia Bangka Barat, Ikatan BIdan Indonesia Bangka Sarat, Koalisi Rependudukan Bangka Barat, Tim Penggerak PKK. Penjabat dilingkungan OPD KB Bangka Barat. Bertindak Sebagai Naras Sumber adalah Sekretaris BKKBN, Sustra Dewi SH, Kabid Adpin Fajar S, S.H dan kepala OPD KB Bangka Barat.

Peningkatan komitmen dan peran serta stakeholder (pemangku kepentingan) dan organisasi kemasyarakatan tingkat nasional dan daerah yang mendukung operasional program KKBPK melalui beberapa strategi. Yakni peningkatan dukungan dan fasilitasi stakeholder dalam rangka penggerakar operasional program KKBPK. Kemudian peningkatan dukungan dan fasilitasi mitra kerja dalam rangka penggerakan program kemitraan KKBPK.

Loading...

Komentar

BERITA LAINNYA