oleh

Bilang Anaknya Diculik, Ni Wayan Sukerti Malah Jadi Tersangka

PENGAKUAN Ni Wayan Sukerti (36) bahwa anaknya sempat diculik orang tak dikenal membuat geger warga Gianyar, Bali. Polisi pun langsung turun tangan.

Setelah ditelusuri dan dilakukan olah tempat perkara (TKP), polisi menyimpulkan bahwa Sukerti berbohong. Hal itu diperkuat dengan keterangan Sukerti yang mengaku berbohong.

loading...

Wanita muda itu sengaja berbohong dengan tujuan menakut-nakuti anaknya yang sekolah di SDN 3 Batubulan Kangin. Selain itu, ibu dua anak ini juga terinspirasi berita-berita penculikan anak yang ramai di media sosial (medsos).

Melalui video yang dikeluarkan Polres Gianyar, ibu muda ini menyampaikan meminta maaf kepada masyarakat, khususnya masyarakat Batubulan Kangin.

Pada video yang dirilis Kasat Reskrim Gianyar, Sukerti tampak diapit Kapolsek Sukawati dan Kanit Reskrim Polsek Sukawati.

Dalam video itu Sukerti dengan panjang lebar mengakui kebohongan yang dia buat, sekaligus meminta maaf kepada masyarakat. “Om Suastiastu,” ucap Sukerti mengawali statemennya.

“Nama saya Ni Wayan Sukerti, hari ini saya mau mengklarifikasi kasus penculikan anak. Bahwa semua keterangan saya tidak benar. Saya berbohong, tujuan saya untuk menakuti anak saya untuk tidak keluar sendirian. Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Batubulan Kangin, bahwa berita penculikan anak saya tidak benar,” sambungnya seperti dalam video.

Komentar

BERITA LAINNYA