oleh

BI dan DPRD Siap Duduk Bersama

*Bicara Pertumbuhan Ekonomi Babel
PANGKALPINANG – Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Didit Srigusjaya siap duduk bersama dan dengar pendapat dengan berbagai pihak terkait melesunya daya beli masyarakat di Bangka Belitung baik menjelang lebaran lalu maupun pasca lebaran.

“Kita ingin cari solusinya sama-sama, apalagi tingkat inflasi masih tinggi di Babel, makanya kami DPRD Babel akan minta semua termasuk BI untuk menyampaikan alasan dan indikatornya apa, karena meski pendapatan kita baik, tetapi tetap hati-hati kalau harga kebutuhan tinggi, sebab bisa jadi masalah juga,” ujar Didit kepada Babel Pos.

Loading...

loading...

Didit berharap Bank Indonesia Babel dan BPS bisa memaparkan secara komprehensif apa yang sebenarnya menjadi penyebab menurunnya daya beli masyarakat sampai pertengahan 2019 ini.

Terpisah, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bangka Belitung, Tantan Heroika Sukmadarajat, menyatakan pihaknya siap duduk bersama membahas hal ini. Beberapa waktu lalu pun BI sudah melakukan hearing zonasi dengan DPRD Babel.

“Kalau untuk penurunan daya beli memang harus dilihat lagi dari daya inflasi dan pertumbuhan ekonomi, artinya kalau inflasinya lebih tinggi sedangkan pertumbuhan ekonomi lebih rendah, maka artinya cenderung pendapatan masyarakat tergerus dengan harga barang, tetapi sampai sekarang indikasi dari daya beli yang menurun belum keliatan,” ujar Tantan.

Komentar

BERITA LAINNYA