BERITA PILIHAN

Bukan Menjatuhkan, Tapi Peringatan Keras

Babelpos.co  PANGKALPINANG – Perihal impeachment atau pemakzulan yang dilontarkan Wakil Ketua DPRD Babel, Deddy Yulianto kepada Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman bukan semata untuk menjatuhkan Erzaldi dari kursi kepala daerah Babel. Melainkan peringatan keras karena ada beberapa kebijakan yang dianggap suatu pelanggaran.

BACA: Dedy Ingin Makzulkan Gubernur?

“Kami melihat kebijakan gubernur bertentangan dengan UU. Melakukan pembiaran dan intervensi mendalam terhadap kebijakan yang dikeluarkan di Babel. Selain itu juga kami melihat, banyak tekanan kepada kepala dinas tertentu dan ASN tertentu untuk membuat kebijakan yang semestinya tanggungjawab gubernur. Kami akan berikan resume kebijakan apa saja yang dia langgar,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan, kemarin.

BACA: Kata Pahlivi Syahrun, Apa Kesalahan Erzaldi?

Sebagai politisi Gerindra, bukan tidak boleh menurutnya mengkritisi Gubernur Bangka Belitung yang merupakan Ketua DPD Gerindra. Sebagai seorang legislator fungsi pengawasan itu dipergunakan agar kepentingan masyarakat diutamakan diatas kepentingan partai.

“Kita menggalang impeachment bukan untuk menjatuhkan. Tapi memberikan peringatan keras. Apakah saya Gerindra tidak boleh mengkritik. Harus paham arti impeachment, masa tidak boleh memprotes kebijakan Gubernur. Kami punya data, salinan kebijakan gubernur,”tegasnya.

Selain itu, dia mempertanyakan kepala dinas yang tidak transparan di era Erzaldi. Undang-Undang Keterbukaan Informasi menurutnya harus diterapkan karena beberapa Kepala Dinas di lingkungan Pemprov Babel tidak terbuka dengan para legislator.

Laman: 1 2

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

babelpos.co -- Harian Babel Pos / Jawa Pos Grup Gedung Graha Pena Bangka Jl. Jendral Sudirman No.10 Selindung Baru Pangkalpinang Telp: 0717-433335 Fax:0717-435724

Copyright © 2018 babelpos.co

To Top