oleh

Bawaslu Basel Turun Kelapangan

*Data Warga Pendatang Yang Memiliki e-KTP Luar Basel
TOBOALI – Warga pendatang yang berdomisili di Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Bangka Belitung berpotensi tidak dapat menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan umum (Pemilu) yakni Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan legislatif (Pileg) 17 April 2019 nanti.

Warga pendatang itu di antaranya para pekerja atau tukang gypsum, cutting stiker, variasi mobil dan motor serta tukang gorong-gorong dan lainnya. Hal ini disampaikan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bangka Selatan, Sahirin kepada babelpos.co, Rabu (13/2/2019).

Loading...

loading...

Sahirin menjelaskan, sebelumnya pada Selasa (12/2) kemarin jajaran Bawaslu bersama Panita Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Toboali serta Pengawas Kelurahan dan Desa (PKD) melakukan pendataan terhadap warga pendatang yang tinggal (Berdomisili_red) di wilayah Toboali yang memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) luar Bangka Selatan. Pendataan terhadap warga pendatang ini, lanjut Sahirin dalam rangka untuk menjaga hak pilih warga pendatang dan memastikan warga yang memenuhi syarat sebagai pemilih dapat menggunakan hak pilihnya pada 17 April 2019 nanti.

“Ini adalah upaya kita jemput bola guna memastikan hak dasar setiap warga negara yang mempunyai hak pilih dan memilih terpenuhi,” jelas Sahirin.

Ditambahkan Sahirin, pendataan yang dilakukan tim Bawaslu bersama Panwaslu Kecamatan dan PKD Gadung di Desa Gadung Toboali, dengan cara mendatangi langsung warga yang bekerja sebagai pegawai toko, tukang gypsun, cutting stiker, variasi dan tukang bangunan yang notabene memiliki e-KTP luar Bangka Selatan. Namun, saat ini berdomisili di wilayah Bangka Selatan.

Komentar

BERITA LAINNYA