oleh

Bateng Terendah Realisasi Vaksinasi MR

*Bahrun: Kabupaten/Kota Lainnya Sudah di Atas 50%
Babelpos.co  KOBA – Realisasi pemberian vaksinasi measles rubella (MR) di Kabupaten Bangka Tengah baru mencapai 34 persen. Persentase tersebut tergolong rendah dibandingkan dengan Kabupaten lain yang ada di Bangka Belitung.

“Dalam pelaksanaan vaksinasi Measles Rubella (MR) ini kita Kabupaten Bangka Tengah baru mencapai 34 persen. Persentase ini termasuk rendah jika dibandingkan dengan kabupaten lain yang sudah di atas 50 persen,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, dr Bahrun R Siregar saat dikonfirmasi Babel Pos, Kamis (11/10) di Koba.

loading...

Menurutnya, kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program vaksinasi MR tersebut dikarenakan banyaknya penolakan wali murid. Hal itu diakuinya terjadi sejak adanya keputusan MUI terkait hukum mubah terhadap pemberian vaksin MR tersebut.

“Kendala kami adalah penolakan dari kalangan orang tua murid yang masih banyak tidak menyetujui, dalam hal ini tentu kami tidak bisa memaksa,” ujar Bahrun seraya menambahkan, sosialisasi terus digalakkan dengan melibatkan Puskesmas sebagai ujung tombak.

Ia menyampaikan, berdasarkan data dari enam kecamatan yang ada di Bangka Tengah, tingkat persentase yang lumayan baik ada di Kecamatan Lubuk Besar dan Kecamatan Sungaiselan.

“Sementara empat kecamatan yang lainnya tingkat persentase realisasinya masih dibawah 50 persen,” ungkapnya.
Untuk meningkatkan realisasi vaksinasi MR, Bahrun mengatakan, pihaknya juga berupaya dengan berbagai strategi untuk meyakinkan kalangan orang tua terhadap vaksin MR tersebut, namun hasilnya tetap tidak maksimal. “Bahkan kami melibatkan berbagai kalangan untuk menyosialisasikan MR, termasuk MUI, tokoh masyarakat aparat desa dan pihak RT,” imbuhnya.

Komentar

BERITA LAINNYA