oleh

Baru 2 Hari Dirazia, Penambang Turun Lagi

*Ada 6 Alat Berat Beroperasi!
TIM Gabungan Polres Pangkalpinang, Senin (15/7) kemarin, menggelar razia penertiban tambang timah ilegal di sejumlah kawasan di Kota Pangkalpinang. Salah satunya di kawasan bandara. Di kawasan terlarang ini didapati sejumlah mesin dan sakan serta 6 unit excavator yang disembunyikan di dalam hutan.

——————-

Loading...

loading...

NAMUN Rabu (17/7) siang, oknum penambang masih membandel beraktivitas di kawasan itu. Ke 6 alat berat yang disembunyikan itu beroperasi di lokasi yang sempat dirazia petugas. Penambang dengan santainya bekerja, dengan sakan-sakan pemisah pasir timah. Bahkan beberapa dump truck mengangkut pasir menuju keluar areal tambang.

Di lokasi ada rombongan (Himpunan Pewarta Indonesia) HPI Babel, yang sebelumnya diduga ikut melakukan penambangan di lokasi itu.

Wakil Ketua Bidang Hukum HPI, Sapta Qodria Mu’afi menyatakan, aktivitas tambang ini bisa dipastikan bukan dilakukan oleh HPI Babel. Pasalnya sudah di luar lahan yang dikelola oleh HPI Babel.

“Tidak ada sangkut paut dengan HPI Babel, karena lahan Pemprov yang kita kelola 9 hektar. Selama ini dikelola untuk lahan budidaya shorgum, semangka dan pembuatan kolong sumber airnya. Selain lahan yang kita kelola ada milik pribadi seperti Adi, Nijis, Izro, Welly dan lain-lain,” jelas Sapta di lahan Islamic Centre.

Komentar

BERITA LAINNYA