oleh

Babel United, Apa Maunya?

Oleh: Putra Mahendra – Wartawan Babel Pos

TAK bisa dipungkiri kehadiran sebuah tim sepakbola profesional di Provinsi Bangka Belitung seakan melepas dahaga kerinduan masyarakatnya akan sebuah pertunjukan olahraga yang berlevel nasional.

loading...

Dan itu, sekarang sudah terbuka jalannya dengan dibawanya Aceh United ke Babel, yang kemudian diketahui di-merger dengan tim PS Timah Babel–yang kemudian berubah nama menjadi Babel United, kemudian akan menjadikan Babel homebase dari tim Liga 2 PSSI itu.

Ah, sudahlah, tak usah lagilah bicara soal PS Timah Babel yang gagal total karena kurangnya dukungan dari masyarakat, entah apa penyebabnya. Tapi menurut beberapa pihak, gagalnya tim PS Timah Babel untuk mendapat kecintaan publik karena tim ini terkesan eksklusif dan ada unsur monopoli di dalamnya.

Tentu kegagalan mendapat dukungan dari tim sebelumnya bakal membayangi kehadiran Babel United. Nada-nada pesimis mulai bermunculan di sana-sini.

Mulai dari tak adanya angin dan hujan tiba-tiba saja tim tersebut hadir. Belum lagi masyarakat tak diberi kesempatan untuk mencerna kehadiran Babel United, yang seakan-akan datang tak dijemput, pulang tak diantar sehingga sampai detik ini sebagian masyarakat tak pernah tahu ada tim Liga 2 yang bakal bermain di Stadion Depati Amir Pangkalpinang. Nyaris tak ada sosialisasi. Seperti kembali ‘eksklusif’ layaknya PS Timah Babel yang tak melibatkan media, dan terkesan monopoli. Hal itu semakin diperkuat ternyata dugaan keras, orang-orang yang di belakang manajemen Babel United, adalah orang-orang yang sama yang membuat PS Timah Babel gagal total dapat dukungan masyarakat.

Komentar

BERITA LAINNYA