oleh

Babel, PT Timah, Foxconn Bangun Lembah Silikon Rp 140 Triliun

Luas Bangka Barat (Babar) hanya 2.821 hektar. Itu sama dengan luas 228.100 hektar. KEK Industri Teknologi Tinggi membutuhkan setidaknya 10.000 hektar. Wilayah KEK ini akan anggap sebagai Lembah Silikon Babel. Seribu hektar diantaranya akan dipakai penuh oleh Foxconn untuk industri terpadu mereka. Saat ini, pencarian lokasi di pulau Jawa menjadi kendala serius. Karena di pulau Jawa betapa sulitnya mencari tanah satu hamparan seluas 1.000 hektar. Tetapi semua itu tidak masalah di Babar (yang sudah diplot) yang direncanakan memang untuk kawasan industri hi-tech sesuai dengan konsep “Beyond Kemakmuran Babel”.

Memang, dalam seharusnya pembangunan KEK di Bangka Barat ini dilakukan secara sinergitas antara PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera (BBBS) sebagai BUMD Babel, PT Timah Tbk, dan Foxconn sendiri. Ikut sertanya PT Timah Tbk dimana Babel memiliki saham 10% akan memiliki daya tarik tersendiri bagi Foxconn apalagi Babel bersedia memenuhi daya listrik yang diperlukan. Babel juga mesti menjamin pelayanan pelabuhan yang memuaskan.

loading...

Berita gembira ini akan menggugah PT Industri Nuklir Indonesia (Inuki) Persero untuk segera merealisasikan Pembangkit Listrik Tenaga Thorium (PLTT) di bekas wilayah PT Koba Tin di Bangka Tengah (Bateng). Lahan seluas 40.000 hektar yang tersedia menjadi menarik. Lahan yang kini kekuasaannya berada di tangan Gubernur Babel oleh Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) bisa dialih-fungsikan. Lahan seluas itu cukup KEK PLTT. Babel mestinya segera bersinergi dengan PT Inuki Persero, Perum Listrik Negara (PLN), Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN) untuk mewujudkan mimpi ini. Apalagi PLN segera membutuhkan listrik 35.000 MW untuk menyuplai listrik seluruh Indonesia dalam waktu pendek. Sementara PT Inuki Persero telah dipatok oleh pemerintah tahun 2025, PLTT mereka sudah masuk tahap komersialisasi.

Dengan kematangan rencana PLTT di Babel ini, tentu akan menarik perhatian Foxconn. Karena dia tahu PLTT akan mensuplai listrik dengan cost yang sangat murah. Hanya USD 1,5 sen per kwh. Murahnya listrik akan mengakibatkan murahnya biaya produksi mereka di Babar nanti. Betapa Foxconn tidak tertarik. Timah, REE, dan listrik yang bersumber dari thorium diambil dari Bumi Serumpun Sebalai. Setidaknya tiga komponen penting dalam industri Foxconn tersedia dari bumi Babel secara langsung. Dalam pikiran Foxconn, tiga komponen penting itu ada jaminan suplai dengan tersedia material yang bersumber dari perut bumi Babel. Hanya saja semua ini perlu dipublikasikan dan dipresentasikan secara baik kepada mereka.

Komentar

BERITA LAINNYA