oleh

Ayo Semua Pelototi KPU!

SERANGAN dan tuduhan dugaan kecurangan yang ditujukan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait dokumen C1 mendapat respon dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Kedua lembaga itu menegaskan akan terus memantau kinerja penyelenggara guna memastikan suara masyarakat tidak disalahgunkan selama proses rekapitulasi.

——————–

Loading...

loading...

ANGGOTA DKPP Alfitra Salam mengatakan, selama ini pihaknya selalau mengingatkan penyelenggara maupun pengawas untuk bekerja sesuai prosedur. “Kami ingatkan kepada seluruh penyelenggara, khususnya KPU, Bawaslu juga, jangan coba main-main dalam rekapitulasi dan penghitungan real count ini,” ujarnya di Kantor KPU RI, Jakarta, kemarin (21/4).

Alfitra menambahkan, jika ada laporan dugaan pelanggaran kode etik dari jajaran KPU dan Bawaslu hingga level kelurahan, maka pihaknya tidak segan melakukan penindakan. Saat ini sendiri, sudah ada satu laporan yang diproses DKPP. Yakni dua anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Malaysia. Jika dalam peradilan etik terbukti melakukan kesalahan akan diberhentikan.

Pria kelahiran Riau itu juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif melakukan pengawasan. Jika ada pihak penyelenggara yang berbuat nakal dalam rekapitulasi, dia meminta untuk tidak segan-segan melakukan pelaporan. “Kami dari DKPP, 24 jam siap menerima laporan di Jalan Thamrin,” imbuhnya.

Komentar

BERITA LAINNYA