oleh

Awas! Rakyat Balas Dendam Dalam Diam?

VOX POPULI, VOX DEI. Ungkapan dalam bahasa Latin yang sudah demikian lama. “Suara rakyat adalah suara Tuhan.” Lalu, dimana suara Tuhan saat Pemilu nanti?

Oleh: Syahril Sahidir – CEO Babel Pos Grup —

loading...

TERNYATA, merebut suara rakyat untuk kepentingan politik, termasuk hal yang ‘ngeri-ngeri sedap’. Mudah terlihat, gampang dijangkau, tapi tetap tak pasti.

Saat Pemilu ini, rakyat memang banyak tingkah. Kadang dalam diam, rakyat sudah siap balas dendam. Rakyat kadang sangat ramah saat didatangi, tapi dendam kesumat akibat merasa tersakiti tak terobati.

Sayangnya, –ini yang pasti–, para Calon Legislatif (Caleg) dengan berbagai tingkatannya, sangat-sangat-sangat siap untuk menang. Padahal, dengan kontestasi sistem yang ada sekarang, –lawan ada di luar dan di dalam–, semestinya harus lebih siap kalah.

Selaku Caleg jangan merasa tertipu, karena politik memang banyak ‘tipu-tipuan-‘nya. Bukan tidak mungkin, Sang Caleg sendiri sudah sekian tahun menipu rakyat pemilihnya. Kalau kalah, Sakitnya Tuh… di Sini…. Tapi rakyat sudah lebih dulu tersakiti…

Ingat, hasil survey, jajak pendapat, isu orang-orang sekitar, laporan tim sukses, laporan tim partai, laporan simpatisan, semuanya dapat ditebak pasti menyatakan bahwa kandidat yang mereka dukung itulah yang bakal jadi pemenang.

Komentar

BERITA LAINNYA