oleh

Atasi Kekurangan PJU, Pemprov Tak Bisa Andalkan Dana APBD

Babelpos.co  PANGKALPINANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencatat kebutuhan untuk penerangan jalan umum (PJU) mencapai 17 ribu titik lampu. Kebutuhan ini meliputi jalan nasional, provinsi hingga kabupaten dan kota. Hal ini dikatakan Kepala Dishub Babel K.A. Tajjudin kepada harian ini di ruang kerjanya, kemarin (23/8).

“Di masing-masing jalan tentu sesuai volume jalan, maka lampu jalannya juga berbeda. Hitungan kami untuk jalan nasional ada 5.000 lebih titik, untuk provinsi itu ada sekitar 6.000 lebih, Belitung dan Belitung Timur sekitar 5.000 lebih, sedangkan Kabupaten/kota itu ada 200 hingga 600 titik,” ujarnya.

Loading...

loading...

Dikatakan Tajjudin, untuk saat ini PJU yang berstatus jalan provinsi baru ada sekitar 200-an titik saja. “Yang kita miliki saat ini masih sangat terbatas baru ada 200-an titik, baik dari yang menggunakan tenaga listrik PLN maupun yang menggunakan tenaga Surya (PLTSred),” katanya.

Lebih lanjut, Tajjudin menuturkan bahwa persoalan PJU ingin segera diselesaikan secara cepat, akan tetapi ini menjadi tanggung jawab masing-masing pemerintah baik pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota sesuai dengan status jalan tersebut. Meski demikian, Tajjudin mengakui persoalan ini tidak bisa diselesaikan secara sekaligus.

“Penyelesaian ini tidak bisa secara sekaligus, artinya ada skala prioritas yang kita utamakan, tentunya di tempat keramaian dan destinasi pariwisata. Jadi, kalau bertahap, mungkin beberapa tahun bisa terpenuhi,” katanya.

Tidak hanya itu saja, Tajjudin mengakui jika mengandalkan dana APBD untuk menyelesaikan masalah PJU tentunya akan sangat lambat karena keterbatasan anggaran. “Kalau mengandalkan dana APBD tentu ini sangat terbatas. Kalau dari APBD saja hanya bisa memenuhi sekitar 500 titik saja,” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya berupaya mendorong permasalahan PJU ini bisa cepat diselesaikan dengan memanfaatkan berbagi sumber pendanaan baik APBD dan APBN dan juga melibatkan kerjasama antara pemerintah daerah dengan badan usaha di Babel.

“Kita akan berupaya mendorong permasalahan ini segera diselesaikan. Barang kali dengan adanya peran dari segala pihak bisa mempercepat pembangunan di Babel,” tukasnya. (Mg01)

Komentar

BERITA LAINNYA