oleh

Apri Panzupi: Kementerian, Tanggungjawablah!

 

*Soal Terbaliknya Kapal Keruk Kobatin
Babelpos.co  KOBA – Kejadian terbaliknya kapal keruk milik PT Koba Tin yang terbalik di lokasi eks tambang Bemban Sot Desa Nibung, Bangka Tengah disikapi oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Bateng, Apri Panzupi.

Menurut Apri Panzupi, atas kejadian tersebut, negara sebagai pihak yang dirugikan. “Atas kejadian kapal keruk terbalik itu, kalau ditanya siapa yang dirugikan tentu negara yang dirugikan karena tanggungjawab atas kapal itu bukan PT Koba Tin tetapi Kementerian ESDM,” ujarnyaApri Panzupi kepada Babel Pos, Kamis (1/2/2018).

Pria yang akrab di sapa Rocky tersebut mengatakan pihak Kementerian Energi Sumber Daya Mineral harus bertanggungjawab penuh atas keberasaan aset tersebut. Sedangkan PT Koba Tin cuma sebatas monitor dan diperbantukan untuk mengawasi kapal keruk yang bermuatan 7000 ton itu.

“Kalau ditanya siapa yang salah, kita hanya menjawab bahwa tanggung jawab penuh atas aset itu adalah pihak Kementerian ESDM karena statusnya punya negara bukan milik Koba Tin,” ujarnya.

Rocky juga mengatakan atas kejadian tersebut, pihaknya akan menyurati pihak Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) untuk segera melakukan lelang aset negara kapal keruk. “Jangan sampai ada kesan seperti dibiarkan dengan situasi seperti ini, kondisi aset akan terbengkalai dan rawan terjadi penjarahan.

Selain itu, kondisi tersebut juga memicu potensi konflik karena masih terdapat barang berharga yang bernilai ekonomis,” pungkasnya. “Pilihannya ada dua, kalau tidak pihak ESDM yang menjual aset itu. Atau alternatif kedua, pihak ESDM memperpanjang kembali PT Koba Tin untuk melakukan penjualan aset. Kalau tidak, selain terjadi penjarahan juga terdapat potensi konflik yang sangat besar, bila hal itu dibiarkan,” tuturnya.

Komentar

BERITA LAINNYA