oleh

Anggota DPRD Bangka Saling Teriak dan Gebrak Meja

*Rudi Tersinggung Perkataan Kemas Soal Barongsai
Babelpos.co SUNGAILIAT – Pemandangan tidak mengenakkan terlihat di DPRD Bangka saat kedatangan warga dari Forkoda Bangka Utara. Berawal dari aksi damai di halaman belakang DPRD hingga kemudian pertemuan di dalam ruang rapat paripurna yang kemudian sempat terjadi saling teriak dengan nada tinggi.

Tampak ketika baru masuk ruangan, Senin siang (8/10/2018) anggota DPRD Bangka Rudi Budiono dari fraksi PDI Perjuangan dapil Belinyu-Riau Silip tiba – tiba berteriak keras nada tinggi. Ia memaki-maki pimpinan dewan Kemas Herman Sosilo dari Partai Demokrat karena berselisih kata.

loading...

Walau di dalam ruangan terdapat warga dan anggota dewan lain termasuk awak media namun Rudi tampak kesal dan tak bisa menahan emosi hingga beberapa kali memaki-maki Kemas Herman Susilo. Ia merasa tersinggung atas perkataan Kemas Herman Susilo soal barongsai yang dipakai warga untuk aksi damai. Dengan berteriak lantang ia pun memaki-maki Kemas Herman Susilo dihadapan warga.

“Barongsai itu ada di Belinyu kan, Sungailiat ada kan, Pangkalpinang ada kan. Ini pimpinan (Kemas Herman) g*bl*k,” kata Rudi dengan penuh emosi yang dipicu masalah barongsai sebelumnya.

Hal ini pun sempat direspon Kemas Herman Susilo dengan meminta Rudi tidak berbuat demikian. Kemas juga menilai Rudi hanya mau mencari suara saja untuk Pileg 2019 terkait dirinya yang kembali mencalonkan diri dari dapil Belinyu-Riau Silip.

“Jangan ngomong gitu lah, ni di DPRD, jangan cari-cari suare lah (jangan ngomong begitu lah, ini di DPRD, jangan cari suara lah),” kata Kemas Herman Susilo.

Mendengar hal itu, Rudi kembali naik pitam dan memaki sambil beberapa kali terlihat menggerbak meja ruang rapat paripurna dengan keras. Sempat juga terdengar gebrakan meja dari warga yang datang ke DPRD sehingga suasana sejenak jadi gaduh.

“Saya tersinggung.” demikian kemudian beberapa umpatan yang keluar dari mulut Rudi lagi.

Melihat Rudi yang begitu emosional beberapa warga dari Belinyu kemudian menenangkannya. Beruntung kemudian situasi mulai terkendali dan pertemuan dengan warga Belinyu-Riau Silip terkait aksi damai menuntut kejelasan pemekaran Kabupaten Bangka Utara kembali dilanjutkan.

Atas insiden yang tidak patut dipertontonkan para wakil rakyat DPRD Bangka ini wakil Ketua DPRD Bangka, Rendra Basri yang memimpin rapat dengan warga meminta semua tak memperpanjangnya. Ia menilai hal itu hanya kesalahpahaman saja antara Rudi Budiono dan Kemas Herman Susilo.

“Bukan pak Herman salah, bukan juga beliau  (Rudi) salah, itu suatu miss komunikasi di DPRD. Tidak ada hal yang luar biasa,” kata Rendra Basri mencoba sekilas menjelaskan dan menenangkan dalam sela-sela pertemuan dengan warga tersebut. (trh)

Komentar

BERITA LAINNYA