oleh

Anak yang Keracunan Bukan dari Pramuka

*Edy: Memang Sempat Simpang Siur
KOORDINATOR Pelaksana Perkemahan Perata 2018, Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Bangka Selatan, Suriyanto menyatakan, puluhan anak-anak yang diduga mengalami keracunanan akibat makanan, bukan anak-anak Pramuka dari peserta kemah akhir tahun yang dilaksanakan oleh Kwarcab Pramuka Basel.

——————-

loading...

“YANG Keracunan itu bukan anak-anak Pramuka. Tapi anak-anak forum anak yang melaksanakan kemah di Pantai Kelisut Toboali. Kita dari Pramuka melaksanakan kemah akhir tahun di Sport Center Parit Tiga Toboali. Alhamdulillah, selama 4 hari kegiatan berjalan aman dan lancar, tidak ada kendala dan masalah apapun,” jelas Suriyanto kepada Babel Pos, Senin (17/12).

Pihaknya mengakui bahwa sebelumnya memang terjadi kesimpang siuran informasi terkait adanya anak-anak yang mengalami keracunan masuk ke Rumah Sakit (RS) Pusyandik dan Rumah Sakit Umum (RSU) Toboali. Bahkan, kata Suriyanto, informasi awal yang mereka terima bahwa anak-anak Pramuka yang keracunan. Sehingga, pihaknya pun langsung pergi menuju ke RS Pusyandik.

“Kemarin (Minggu) karena informasinya memang masih simpang siur. Kami memang sempat pergi ke Rumah Sakit Pusyandik. Mungkin dikira orang karena kami mengenakan seragam Pramuka, ya dikiranya orang yang keracunan itu anak-anak Pramuka. Padahal bukan, mungkin karena lihat seragam kami Pramuka, jadi dikiranya para pengunjung Pusyandik, anak-anak Pramuka yang keracunan. Alhamdulillah, sampai berakhirnya kegiatan kemah Pramuka tidak ada masalah apapun,” tegas Suriyanto.

Sementara Wakil Ketua Kwarcab Pramuka Basel, Edy Supriadi yang juga sekaligus sebagai Ketua Pelaksana Kemah Akhir tahun 2018, menegaskan kegiatan kemah akhir tahun yang dilaksanakan Kwarcab Pramuka Basel berjalan aman dan lancar, bahkan tidak ada kejadian yang menonjol seperti informasi yang beredar, bahwa anak-anak pramuka keracunan masal yang diduga akibat dari makanan.

Komentar

BERITA LAINNYA