oleh

Aktivitas Kapal Compreng Semakin Menggila

* Kinerja Tim Terpadu Dipertanyakan

Babelpos.co TOBOALI — Aktivitas kapal compreng semakin menggila beroperasi di perairan laut Toboali, Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Bangka Belitung, tepatnya di perairan Tanjung Timur dan Kubu Toboali.

Loading...

Dampak dari aktivitas itu jaring (pukat) milik nelayan Batu Perahu Toboali robek akibat terkena dan tersangkut jangkar kapal compreng beberapa hari lalu. Sehingga, atas kejadian tersebut Ketua Nelayan Batu Perahu, Joni Zuhri bersama beberapa orang rekan nelayan lainnya mewakili rekan nelayan yang menjadi korban, mengadukan hal tersebut ke Mapolres Basel, Rabu (30/1/2019).

“Sebelumnya kita telah menyampaikan permasalahan ini kepada Ketua Tim Terpadu, yakni Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Babel, serta ke anggota Tim Terpadu di Posmat TNI AL Toboali, dan ini terakhir kita sampaikan ke Polres Bangka Selatan yang juga merupakan bagian dari Tim Terpadu dalam penanganan trawl dan compreng,” kata Joni Zuhri kepada wartawan, saat di Polres Basel, Rabu (30/1) siang.

Berkaitan dengan permasalahan aktivitas kapal compreng di perairan Toboali, Joni pun mempertanyakan keseriusan Tim Terpadu yang dibentuk oleh Gubernur Babel, Erzaldi Rosman bersama pihak terkait lainnya dalam melakukan penindakan kapal compreng. Sebab, kata Joni fakta dilapangan hingga kini kapal compreng masih beroperasi di perairan Toboali yang hanya berjarak sekitar 10 mill dari bibir pantai.

Komentar

BERITA LAINNYA