oleh

Afuk Dilapor ke Kementerian LH?

KASUS tambang yang disinyalir milik Afuk di Dusun Rimba Beras, Riau Silip, Bangka Selatan (Basel), tampaknya bakal melebar. Soalnya, Kelompok Kerja Perhutanan Sosial Provinsi Bangka Belitung akan melaporkan soal ini ke Kementerian Lingkungan Hidup.

—————————

Loading...

loading...

KOORDINATOR Perizinan Aset Kawasan Hutan, Kelompok Kerja Perhutanan Sosial Provinsi Bangka Belitung, Jauhari menyatakan, apapun alasanya, penambangan dengan bekal sudah memperoleh perizinan secara lisan tetap salah.

”Karena apabila masuk dalam kawasan PT Timah Tbk, wajib mengurus izin pinjam pakai kawasan hutan guna peruntukannya,” tegas Jauhari.

Dikatakan Jauhari, pihaknya akan mengecek ke KPH Bubus Panca karena lokasi perambahan hutan tersebut berada di dalam kesatuan pengelolaan hutan tersebut.

”Hal inilah yang wajib kami luruskan dan wajib ditaati masyarakat. Sudah ada 2 temuan kami kawasan hutan dirambah oleh aktivitas tambang, kemarin di Kabupaten Bangka Selatan dan yang terbaru ini, di Kabupaten Bangka. Dan ini sudah melanggar Undang-Undang No. 41 tahun 2009 tentang kehutanan. Tentu hal ini akan kami sampaikan ke Kementrian Lingkungan Hidup,” ungkap Jauhari.

Komentar

BERITA LAINNYA