oleh

Adab Berniaga dalam Islam

KHOIRU Ummah Pangkalpinang menggelar Markets Day yang melibatkan seluruh siswa PAUD dan SD/Madrasah Ibtidaiyah, di Alun-alun Taman Merdeka, bertajuk “Melatih Kemandirian Generasi, Pemimpin Masa Depan Islam”, Ahad/12/3/2017.

Para siswa tampak antusias menjajakan berbagai penganan dangan masing-masing. Yang uniknya dagangan tersebut dibuat dan diolah sendiri oleh siswa. Jadi penganan yang dijual adalah hasil karya siswa. Hal ini terekam dalam sejumlah foto.

Loading...

Tujuan utama kegiatan ini adalah mengenalkan adab berniaga dalam Islam. Islam dengan syariatnya dan keindahan ajarannya telah mengatur pemeluknya untuk beradab dalam segala hal. Termasuk dalam melakukan transaksi jual beli atau berniaga, tujuannya tak lain, agar seorang muslim diridhai Allah Swt.

Berniaga atau jual beli, adalah salah satu bentuk muamalah yang disyariatkan oleh Islam. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasullah pernah menyatakan bahwa 9 dari 10 pintu rezeki adalah melalui pintu berdagang (al-hadits).

Islam menggariskan beberapa adab untuk diamalkan ketika berniaga. Adab ini bertujuan untuk menghindari kesalahpahaman dan penipuan dalam berdagang. Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

Dari ‘Abdurrahman bin Syibel, ia berkata: Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Para pedagang adalah tukang maksiat”. Diantara para sahabat ada yang bertanya: “Wahai Rasulullah, bukankah Allah telah menghalalkan jual-beli?”. Rasulullah menjawab: “Ya, namun mereka sering berdusta dalam berkata, juga sering bersumpah namun sumpahnya palsu”.

Komentar

BERITA LAINNYA