oleh

80an, Era Terbaik Musik Indonesia (Bagian 2), Kita Rindu Bernyanyi Bersama

JIKA kita berbicara soal musik, selalu akan dinamis. Jangankan setiap generasi, bahkan setiap tahunpun dinamisnya musik kerap silih-berganti. Bahkan, tak malu-malu terkadang ada musisi baru yang tiba-tiba datang ke blantika musik dan mengenalkan genre terbaru. Lalu penikmat hanya bisa menikmati. Tak bisa protes. Karena musik memang dinamis.

——————-

MAU tidak mau, kita harus menerima bahwa perkembangan musik Indonesia makin pesat. Musisinya makin banyak. Tapi diakui atau tidak, mau setuju atau tidak bahwa musik di era 80’an dan 90’an adalah pondasi terkuat di perkembangan musik khususnya di Indonesia. Di era itulah musik Indonesia sedang jaya-jayanya.

Seperti yang saya sadur dari Beritasatu.com, menurut pengamat musik kawakan Denny Sakrie, meski eranya sudah berlalu lebih dari tiga dasawarsa lamanya, namun musik dan musisi di tahun 80an masih dan akan selalu mendapat tempat di hati para penikmat dan pendengar yang ada di masa tersebut maupun masa setelah era itu.

Perkembangan musik di masa itu terbilang cukup dinamis dan sporadis. Kemunculan genre-genre dan jenis baru seperti new wave, electro-pop, R n B, hingga glam rock sangat mempengaruhi para penikmat musik bahkan musisi-musisi itu sendiri.

“Sekarang banyak anak band yang coba kembali ke 80an dengan pakai instrumen elektronik seperti New Wave. Sebetulnya New Wave, Revival Post Punk sudah berkembang di luar dan Indonesia hanya ikut tren di luar. Tapi bedanya kalau anak-anak sekarang bangga bawa lagu sendiri, kalau 80an bangga bawa cover version,” kata Denny Sakrie.

Musik era 80an cukup diakui sebagai era yang memiliki kualitas musik terbaik, khususnya pada perkembangan musik di tanah air.

Komentar

BERITA LAINNYA