BERITA PILIHAN

Nasib Rupiah ‘Masih Sakit’

GEJOLAK nilai tukar membuat realisasi investasi tumbuh melambat. Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebutkan, realisasi investasi semester I tahun ini hanya tumbuh 7,4 persen jika dibandingkan dengan realisasi semester I 2017 yang sebesar Rp 336,7 triliun. Padahal, pada semester pertama 2017, realisasi investasi melesat 12,9 persen daripada semester I 2016.

————–

REALISASI investasi semester I tahun ini mencapai Rp 361,6 triliun. Angka tersebut mencakup 47,3 persen dari target realisasi investasi 2018 sebesar Rp 765 triliun.

Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong mengatakan, invetasi yang tumbuh melambat dipengaruhi nilai rupiah yang melemah. Pada semester I 2017, rupiah bergerak di rentang Rp 13.200–Rp 13.400, sedangkan pada semester I 2018, volatilitas rupiah lebih tinggi dengan pergerakan di rentang Rp 13.200–Rp 14.400.

Kondisi itu membuat investor cenderung wait and see serta menunda investasi. Sebab, investor butuh kepastian nilai tukar. ”Saya tidak bilang batal ya, tapi mereka (calon investor, Red) memang menunda. Dan, itu berpengaruh ke angka realisasi investasi,” ujar Thomas saat konferensi pers kemarin.

Tom, sapaan akrab Thomas Trikasih Lembong, menuturkan bahwa pemerintah tidak bisa mengesampingkan sinyal-sinyal perlambatan investasi. Hal itu terlihat dari keluarnya dana asing di pasar modal. Sebab, terjadi penurunan likuiditas dolar AS (USD) akibat dana asing yang keluar.

Faktor melemahnya lira Turki menambah sentimen negatif yang mengakibatkan kurs rupiah bergejolak. Sebelumnya, membaiknya ekonomi AS dan rencana kenaikan suku bunga The Fed memengaruhi kurs rupiah sejak awal tahun. Kemudian, faktor perang dagang dan krisis di Turki menambah berat sentimen yang ada.

Situasi tersebut membuat realisasi investasi yang semula sudah tumbuh melambat akan kembali melambat jika tidak ada aksi yang dilakukan pemerintah. Tom melanjutkan, pemerintah sedang gencar mengurangi impor dengan menyiapkan kebijakan penggunaan bahan bakar biodiesel 20 persen (B20). Hal tersebut diprediksi dapat menghemat devisa USD 6 miliar per tahun. Selain itu, pemerintah telah memberikan fasilitas bebas pajak (tax holiday) hingga 50 tahun bagi pengusaha yang berorientasi ekspor.

Laman: 1 2

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

babelpos.co -- Harian Babel Pos / Jawa Pos Grup Gedung Graha Pena Bangka Jl. Jendral Sudirman No.10 Selindung Baru Pangkalpinang Telp: 0717-433335 Fax:0717-435724

Copyright © 2018 babelpos.co

To Top