BERITA PILIHAN

Aksi Heroik, Tali Bendera Putus Yohanis Panjat Tiang

SUASANA upacara pengibaran bendera merah putih saat upacara peringatan HUT proklamasi kemerdekaan RI ke 73 di lapangan upacara pantai Motaain kemarin (17/08) pagi berlangsung tegang. Pasalnya bendera merah putih yang siap dikibarkan pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tidak berhasil dikibarkan lantaran tali pengikat bendera merah putih tiba-tiba putus saat paskibara akan mengibarkannya.

——————

WALAU demikian kasus bersejarah ini berhasil diselamatkan oleh seorang siswa kelas I SMP Negeri Motaain Yohanis Gama Marschal Lau (13) yang saat itu siaga dalam barisan bersama teman-teman se-sekolah pada upacara HUT proklamasi kemerdekaan ke 73 di Motaai kemarin.

Kejadian bersejarah ini terjadi saat wakil bupati Belu J. T. Ose Luan bertindak selaku inspektur upacara di Motaain.
“Paskibrakanya yang sudah menyatakan bendera siap, lalu dua orang paskibraka yang bertugas tarik tali bendera juga mulai tarik-tarik tali benderanya. Baru tarik tali benderanya tiba-tiba tali pengikat bendera merahnya putus sehingga bendera merah putih tidak jadi berkibar, tapi lagu Indonesia Raya tetap dinyanyikan dan Paskibraka dan peserta upacara lainnya tetap dalam posisi siap sampai selesai,” jelas Wakil Bupati Belu J.T. Ose Luan usai upacara HUT proklamasi kemerdekaan RI ke 73 kemarin sore.

Menurut Wabup Belu bendera merah putih berhasil dikibarkan setelah bocah 13 tahun Yohanis Gama Marschal Lau secara spontan bergegas dari barisannya dan menuju tiang bendera, lalu memanjat untuk mengambil ujung tali bendera yang sudah terlanjur tersangkut pada puncak tiang bendera.

“Setelah lagu Indonesia Raya dinyanyikan lalu dari mimbar saya bilang tolong cari anak-anak yang bisa panjat untuk ambil ujung talinya, tiba-tiba saya lihat ada anak kecil berpakaian seragam SMP muncul dan menuju tiang bendera kemudian berusaha panjat tiangnya, tapi sebelumnya saya suruh dia lepaskan sepatunya, setelah itu baru anak kecil ini panjat tiang dan ambil ujung tali bendera dari puncak tiangnya,” jelas Wabup Belu.

Bendera merah putih kata Wabup Belu dikibarkan lagi tanpa lagu Indonesia Raya oleh paskibraka setelah bocah Yohanes Ande Kala berhasil membawa turun tali bendera merah putih dari puncak tiang bendera. “Jadi setelah Johni bawa turun tali bendera dengan cara menggigit ujung talinya sampai di tanah lalu bendera merah putih kami kibarkan lagi dalam keadaan semua peserta siap tanpa menyanyikan lagu Indonesia Raya,” jelas Wabup Luan.

Sementara bocah 14 tahun kelahiran 2004 lalu ini mengaku setelah mendengar himbauan Wakil Bupati Belu, dirinya langsung spontan meninggalkan barisannya dan menuju tiang bendera untuk menjemput ujung tali bendera dari puncak tiang bendera. Johni -sapaan siswa kelas I SMPN Silawan ini- mengakui kondisi kesehatannya sempat terganggu sebelum mengikuti upacara bendera kemarin pagi.

Laman: 1 2 3 4

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

babelpos.co -- Harian Babel Pos / Jawa Pos Grup Gedung Graha Pena Bangka Jl. Jendral Sudirman No.10 Selindung Baru Pangkalpinang Telp: 0717-433335 Fax:0717-435724

Copyright © 2018 babelpos.co

To Top