BERITA PILIHAN

12 Jam Tes Kesehatan Bikin Ma’ruf Amin Kelelahan? Ini Pengakuannya

Babelpos.co – Pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin usai menjalani pemeriksaan keseharan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (12/8/2018).

Pemeriksaan kesehatan itu dilakukan sebagai syarat lolos atau tidaknya peserta Pilpres 2019 mendatang. Rangkaian tes kesehatan itu sendiri berjalan sampai dengan 12 jam lamanya.

Usai pemeriksaan, Kiai Ma’ruf mengaku tak mengalami kelelahan. Ia merasa, selama pemeriksaan, tak sedikitpun rasa lelah yang dirasakannya. “Tidak ada yang melelahkan,” tegas dia usai menjalani tes kesehatan.

Kiai Ma’ruf mengaku, proses tes kesehatan yang dijalaninya berjalan lancar. Kendati harus menghabiskan waktu yang sangat lama, dirinya tak merasa kecapaian.

Sebaliknya, ia lantas membandingkan dengan berkeliling ke daerah-daerah dan melaksanakan ibadah haji.

“Yang paling melelahkan adalah kalau keliling ke daerah-daerah. Kalau Haji itu lebih berat sa’i,” terang dia.

Lebih lanjut, ulama asal Banten itu juga menyampaikan pujian kepada tim Dokter RSPAD yang didukung oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Menurutnya, tim dokter dan RSPAD telah memberikan pelayanan yang sangat baik.

“Terima kasih kepada para dokter, atas pelayanannya yang luar biasa,” tukasnya.

Untuk diketahui, banyak pihak meyakini, KH Ma’ruf Amin tak akan lolos dari serangkaian tes kesehatan tersebut. Hal itu didasari pada usia dan kondisi kesehatan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu selama ini.

Di tengah silang pendapat itu, Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustadz Tengku Zulkarnain blak-blakan. Ia menuding ada skenario yang dibuat kubu Joko Widodo untuk membuat Kiai Ma’ruf dinyatakan tak lolos tes kesehatan.

Tudingan itu ia tuangkan dalam cuitan di akun twitter miliknya, Minggu (12/8/2018). Bahkan, tudingan itu sudah ia cuitkan sehari sebelum tes kesehatan itu dilaksanakan. Alasan dari skenario untuk menjegal Kiai Ma’ruf itu dikarenakan kubu calon petahana kecele.

Untuk mengatasi hal itu, maka dibuatlah strategi baru yang bertujuan menggantikan posisi Kiai Ma’ruf dengan sosok lain.

“Bola Masih Bulat. Setelah Kecelek Ternyata Kubu Lawan Tdk Ambil Ulama sbg Cawapres, Bisa Saja Strategi Baru Dimainkan,” cuitnya, Sabtu (11/8/2018).

Setelah dinyatakan Kiai Ma’ruf tak lolos, tiga hari kemudian akan muncul sosok lain yang menggantikannya. Sosok pangganti itu, disebutnya bukan dari kalangan ulama.

Yai Ma’ruf Amin Dinyatakan Tdk Lulus Uji Kesehatan, 3 Hari Kemudian Muncul Cawapres Baru Bkn Ulama,” “Kalau Begini, Akankah Umat Islam Makin Mantap Ganti Presiden?” tutupnya.  (ruh/pojoksatu)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

babelpos.co -- Harian Babel Pos / Jawa Pos Grup Gedung Graha Pena Bangka Jl. Jendral Sudirman No.10 Selindung Baru Pangkalpinang Telp: 0717-433335 Fax:0717-435724

Copyright © 2018 babelpos.co

To Top