BERITA PILIHAN

Tidak Boleh Mukul

*Kapolri: Meski Komplotan Pencuri, Jadi AKBP Yusuf Saya Nonjobkan Dulu
KAPOLRI Jenderal Tito Karnavian angkat bicara terkait kasus pemukulan yang dilakukan AKBP M Yusuf kepada seorang ibu dan anak. Mantan Kapolres Serang tersebut menuturkan ibu yang menjadi korban pemukulan itu diduga merupakan anggota komplotan pengutil minimarket. Kendati begitu, AKBP Yusuf seharusnya tidak boleh memukulnya.

—————–

TITO menjelaskan, dalam video yang viral itu seolah-olah polisi brutal terhadap orang yang tidak bersalah. Tidak semacam itu, namun ibu tersebut merupakan anggota komplotan pengutil. ”Yang awalnya diketahui ada tujuh orang yang masuk ke minimarket,” jelasnya.

Yang ketahuan ibu dan anak itu. Namun, saat ditanya siapa yang kabur, ibu itu malah menjawab tidak mengetahui dan meminta maaf. ”Yang di lapangan tau, ini khas pelakulah,” paparnya.

Namun, tentunya AKBP Yusuf sebagai seorang anggota polisi tentu jangan menggunakan kekerasan dalam kondisi semacam itu. Ibu ini sudah menyerah dan tidak memberikan ancaman apapun. ”Tidak boleh dipukul,” terangnya.

Budaya kekerasan itu harus dihilangkan. Maka, sebagai kapolri tindakan tegas dilakukan. ”Saya non job-kan dulu, kita periksa dia. Mengapa melakukan itu, ada pross etik,” ungkapnya.

Menurutnya, selain diperiksa atas tindakan kekerasan yang dilakukan AKBP Yusuf juga akan diperiksa terkait kepemilikan mini market tersebut. ”Ini milik keluarga atau bagaimana,” papar jenderal berbintang empat tersebut.

Dengan kejadian tersebut, Tito meminta agar seluruh anggota Polri menjadikan hal tersebut sebagai peringatan. ”Tidak boleh memukul kendati ke pelaku, yang sudah tidak mengancam keselamatan,” terangnya.

Namun, berbeda untuk pelaku yang memberikan ancaman kepada masyarakat dan petugas. Menurutnya, kalau misal melawan, menggunakan parang dan semacamnya. Tentunya, petugas jangan tanggung-tanggung dalam bertindak. ”Tindak tegas untuk menanggulanginya,” paparnya.

Sebelumnya, sempat viral video AKBP Yusuf sedang memerahi seorang ibu dan anak. Ibu tersebut terlihat duduk di lantai dan mengucapkan maaf berulang kali. Namun, video tersebut tidak secara utuh menggambarkan kejadian tersebut. Tidak terlihat awal mula dari kejadian. Hanya terlihat saat AKBP yusuf marah dan memukul ibu dan anak.(idr)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

babelpos.co -- Harian Babel Pos / Jawa Pos Grup Gedung Graha Pena Bangka Jl. Jendral Sudirman No.10 Selindung Baru Pangkalpinang Telp: 0717-433335 Fax:0717-435724

Copyright © 2018 babelpos.co

To Top