Bangka

TI Sungai Baturusa Dibongkar Paksa

*Beroperasi di Aliran Sungai dan Mangrove
Babelpos.co  MERAWANG – Aktivitas Tambang Inkonvensional (TI) di daerah aliran sungai (DAS) Baturusa akhirnya ditertibkan kembali oleh tim gabungan. Sebagaimana diketahui, aktivitas yang juga merambah “sabuk” alam berupa mangrove terus dirambah sepanjang tahun.

Penertiban Sabtu (14/7) kemarin dilakukan pada TI jenis rajuk tower yang beroperasi dekat jembatan Baturusa Desa Baturusa Kecamatan Merawang. Tim gabungan yang turun terdiri dari Polres Bangka, Satpol PP Kabupaten Bangka, Subdenpom II/4-2 Bangka dan LSM Laskar Sekaban.

Wakapolres Bangka Kompol M. Ridwan Rajadewa memimpin operasi bersama Kabag Ops, Kasat Pol Air, Kasat Intel, Kasat Sabhara, Kapolsek Merawang, dan Kabid Penertiban Umum Satpol PP Bangka. Kegiatan ini dilakukan sebagai tindaklanjut info dari masyarakat tentang adanya aktivitas penambangan TI rajuk yang beroperasi pada malam hari.

“TI rajuk ini beroperasi malam dari di Aliran Sungai Baturusa yang terlihat jelas dari jembatan Baturusa Desa Baturusa Kecamatan Merawang. Pada saat di lokasi, tim gabungan langsung turun ke aliran sungai dan melakukan penyisiran dari jembatan Baturusa dengan menggunakan rubber boat,” kata Kabag Ops Polres Bangka kepada wartawan, Sabtu (15/7).

Sekitar 1 kilometer dilakukan penyisiran dari jembatan Baturusa pada sisi kiri dan kanan aliran Sungai Baturusa Tim menemukan sekitar 25 Unit TI Rajuk Tower, 3 Unit TI Apung biasa dan 1 Unit TI Robin Mini. Alat tambang itu disembunyikan di balik-balik pohon bakau dan aliran sungai kecil Sungai Baturusa. Sayangnya tidak ditemukan satu penambang pun dalam razia ini karena diduga telah bocor.

“TI tersebut seolah-olah tidak terlihat dari Jembatan Baturusa pada siang hari. Pada saat ditemukan, ponton TI Rajuk itu sedang tidak bekerja dan ditinggalkan pemiliknya. Namun mesin dan peralatan tambang yang berada di ponton TI Rajuk tersebut dalam keadaan lengkap dan terlihat habis beroperasi pada malam hari,” jelas Kabag Ops.

Tim berupaya untuk menarik ponton dan mengamankan mesin peralatan tambang yang ada. Namun karena terbatasnya sarana dan prasarana serta situasi dan kondisi di lapangan tidak memungkinkan maka tim melakukan diskresi. Tim kemudian melakukan pembongkaran terhadap mesin-mesin, peralatan tambang, dan ponton-ponton TI Rajuk tersebut.

“Agar tidak dapat difungsikan kembali untuk melakukan penambangan timah ilegal di sekitar lokasi tersebut. Karena dapat menimbulkan kerusakan alam dan ekosistem yang ada di sepanjang aliran sungai,” tukasnya. (trh)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

babelpos.co -- Harian Babel Pos / Jawa Pos Grup Gedung Graha Pena Bangka Jl. Jendral Sudirman No.10 Selindung Baru Pangkalpinang Telp: 0717-433335 Fax:0717-435724

Copyright © 2018 babelpos.co

To Top