Bangka Selatan

Ombudsman RI Awasi & Pantau Penyelesaian Masalah Tolak Pasien

Babelpos.co  TOBOALI – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan Provinsi Bangka Belitung ikut mengawasi serta memantau perkembangan tindaklanjut dalam penyelesaian terkait oknum petugas kesehatan di puskesmas Payung, Kabupaten Bangka Selatan yang diduga menolak pasien.

BACA: Puskesmas Payung Tolak Pasien?

“Saya sangat menyayangkan jika dugaan hal tersebut benar, semestinya kejadian semacam ini tidak perlu lagi terjadi. Sebab, petugas kesehatan yang bertugas tentunya orang-orang yang sudah terlatih dan profesional serta memiliki kompetensi sesuai bidangnya, maupun petugas-petugas yang sudah paham dengan standar operasional prosedurnya di puskesmas tersebut,” jelas Kepala Ombudsman RI perwakilan Provinsi Bangka Belitung, Jumli Jamaluddin kepada wartawan, Rabu (18/7/2018).

BACA: Komisi I Sesalkan Pelayanan Puskesmas Payung

Jumli menjelaskan, petugas puskesmas tidak boleh menolak warga yang akan berobat dengan dalih apapun. Artinya, siapapun yang datang hendak berobat harus diterima terlebih dulu dan dilayani dengan baik.

BACA: Kepala Puskesmas Payung Bantah Tolak Pasien

“Apalagi kategori gawat darurat, harus diberi pertolongan medis terlebih dulu. Jikalau memang setelah dilakukan pertolongan pertama secara medis ternyata diluar kemampuan medis di puskesmas maka segera beri rujukan bagi pasien,” kata Jumli.

Untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, lanjutnya merupakan hak setiap warga dan siapapun warga yang datang ke puskesmas harus tetap mendapat pelayanan yang baik.

“Untuk perbaikan dan peningkatan layanannya agar tidak terulang kembali hal yang serupa maka perlu adanya evaluasi terhadap kemampuan atau kompetensi petugas kesehatan dalam memberikan layanan dan evaluasi terhadap standar operasional prosedurnya, apakah diketahui dan dipahami oleh petugas kesehatannya atau tidak,” ujar Jumli menegaskan Ombudsman RI Babel akan tetap mengawasi dan memantau perkembangan tindaklanjut dalam penyelesaian terkait hal tersebut.

“Jika hal tersebut benar maka tidak berdasar dan bukan alasan medis jika menolak pasien karena alasan capek,” tutur Jumli.(tom)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

babelpos.co -- Harian Babel Pos / Jawa Pos Grup Gedung Graha Pena Bangka Jl. Jendral Sudirman No.10 Selindung Baru Pangkalpinang Telp: 0717-433335 Fax:0717-435724

Copyright © 2018 babelpos.co

To Top