giserSUAT

Simak Kisah Hidup Beberapa Rocker, Masa Lalu Rocker Sangar, Ternyata…

TIDAK semua rock star memiliki kisah hidup yang atraktif dari sisi masa lalu. Berikut rangkuman cerita para rock star sebelum mereka tenar. Menyibak masa lalu para rocker sama menariknya dengan menelusuri karya musiknya. Kisah-kisah ini semakin membuat isi kepala melayang jauh, mencoba mencerna secara runtut antara apa yang mereka alami di masa lalu dan apa yang mereka lahirkan dalam wujud musik.

1. Jonathan Davis – Korn
Sangar dan angker, itulah yang terlintas ketika melihat sosok Jonathan Davis. Siapa sangka personel Korn ini punya pekerjaan yang unik sebelum fokus bermusik. Davis adalah seorang coroner investigator – orang yang bertugas memeriksa dan merilis sebab kematian. Dia juga melakukan tugas autopsi.

“Saya keluar dari pekerjaan saya di mana saya mendapatkan uang dari situ, sebagai orang yang bekerja mengurus jenazah, saya bisa punya rumah sendiri, meski tidak terlalu kaya – saya bekerja juga di restoran pizza dan pernah tinggal di bawah tangga.”

Dalam kesempatan yang lain, Davis mengatakan dia memang bercita-cita menjadi investigator autopsi, “Saya ingin menjadi coroner investigator. (Dulu) Saya (kerap) pergi ke kamar mayat di kampus, bekerja di rumah duka, dan bekerja melakukan autopsi. Saya sangat ingin menjadi investigator. Itulah hal yang ingin saya lakukan di samping nge-band.”

2. Steve Souza – Exodus
Tidak ada yang menyangka bahwa vokalis Exodus, Steve Souza, adalah tukang kayu. Souza bahkan menduduki jabatan mandor selama 21 tahun. Tak hanya dapat membuat pintu, Souza juga ahli memasang berbagai jenis pintu!
“Pintu adalah keahlian saya. Saya bisa memasang pintu di gedung-gedung tinggi; termasuk memasang pintu otomatis, pintu darurat kebakaran, antara lain hal itu yang bisa saya kerjakan. Itu (menjadi tukang) adalah pekerjaan di mana saya tidak mendapat sorotan publik. Dengan memakai topi proyek, seketika saya menjadi mandor,” kata Souza.

3. Chuck Billy – Testament
“Saya bekerja selama beberapa tahun di perusahaan truk. Saya adalah tipe orang yang ketika sudah berada di jalanan (pekerjaan lapangan), saya enggan bersantai-santai rumah. Saya harus tetap sibuk dan untungnya saya punya teman yang memiliki perusahaan angkutan truk yang membawa surat. Saya menjadi koordinator di perusahaan itu dan berkeliling memberi ceramah soal mengemudi yang aman kepada para sopir truk,” jelas Billy.

Pria yang sempat mengikuti audisi vokalis Sepultura untuk menggantikan Max Cavalera itu melakukan pekerjaan sebagai koordinator para sopir selama 17 tahun. Dia kemudian memutuskan untuk fokus pada musik.

Laman: 1 2 3

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

babelpos.co -- Harian Babel Pos / Jawa Pos Grup Gedung Graha Pena Bangka Jl. Jendral Sudirman No.10 Selindung Baru Pangkalpinang Telp: 0717-433335 Fax:0717-435724

Copyright © 2018 babelpos.co

To Top