Mutiara Ramadhan

Ramadhan Ajang Muhasabah

Oleh: Redi Juniyadi

MARHABAN ya Ramadhan, segala gegap gempita dan fanatisme mengiringi umat Islam dalam menyambut bulan yang suci dan penuh keberkahan ini. Pasalnya segala bentuk kebaikan dan keberkahan dapat kita peroleh didalamnya, baik yang bersifat ukhrawi (mengenai akhirat) maupun duniawi (mengenai dunia).

—————

SEPERTI menunaikan puasa wajib, mengerjakan sholat tarawih, dan terdapat pula didalamnya malam yang lebih mulia dari seribu bulan yakni lailatul qadar. Itulah beberapa keberkahan ukhrawi yang bisa diperoleh.

Tidak hanya itu saja, di bulan yang penuh ampunan ini kita juga diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri, sehingga selepas bulan Ramadhan setiap insan bertransformasi kearah yang lebih baik dari sebelumnya. Dalam Islam memperbaiki diri disebut juga sebagai muhasabah diri. Bila ditilik dari segi bahasanya, muhasabah diambil dari bahasa Arab yakni “hasiba yahsabu hisab” yang artinya melakukan perhitungan. Sedangkan menurut istilah syar’i, muhasabah bermakna sebuah upaya evaluasi diri terhadap kebaikan dan keburukan dalam semua aspek kehidupan. Faedah atau manfaat muhasabah diri perlu untuk diketahui dan juga dipahami dengan baik oleh setiap muslim itu sendiri.

Bulan Ramadhan merupakan moment yang tepat untuk bermuhasabah diri, karena dari sinilah pintu kebaikan dibukakan oleh Allah Swt. Rasulullah saw bersabda, “Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan pun dibelenggu.” (HR. Bukhari dan Muslim). Seorang ulama terdahulu, Al-Qhadi Iyadh Al-Andalusi mengatakan, “Hadis tersebut dapat bermakna terbukanya pintu surga karena Allah memudahkan berbagai ketataan pada hamba-Nya di bulan Ramadhan seperti puasa dan sholat malam. Hal ini berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Di bulan Ramadhan, orang akan lebih sibuk melakukan kebaikan daripada melakukan maksiat. Inilah sebab mereka dapat memasuki surga dan pintunya. Sedangkan tertutupnya pintu neraka dan terbelenggunya setan, inilah yang mengakibatkan seseorang mudah menjauhi maksiat ketika itu.”

Ketika terbukanya pintu kebaikan ini ialah, setiap pahala amalan apa saja yang kita kerjakan di bulan Ramadhan akan Allah lipatgandakan. Hikmah yang dapat kita saksikan di bulan Ramadhan ialah orang yang semula malas shalat lima waktu, akhirnya menjadi rajin. Orang yang amat jarang kelihatan di masjid, kembali sadar menjalankan shalat berjama’ah. Orang yang jarang mengerjakan shalat malam, akan berbondong-bondong untuk menjalankan ibadah shalat tarawih. Orang yang sesekali baca Al-Qur’an, akhirnya bisa mengkhatamkan Al-Qur’an. Sungguh luar biasa keberkahan dari bulan yang mulia ini, Maha Suci Allah yang telah menjadikan bulan Ramadhan sebagai rahmat untuk umat-Nya.

Laman: 1 2

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

babelpos.co -- Harian Babel Pos / Jawa Pos Grup Gedung Graha Pena Bangka Jl. Jendral Sudirman No.10 Selindung Baru Pangkalpinang Telp: 0717-433335 Fax:0717-435724

Copyright © 2018 babelpos.co

To Top