Pangkalpinang

Pengusaha Perumahan Galau Terbentur SLF

Babelpos.co PANGKALPINANG –  Para pengembang perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) galau, dikarenakan untuk Tahun 2018 ini setiap akad dengan konsumen harus memiliki sertifikat layak fungsi ( SLF).

Kegalauan dari pengembang yang bernaung didalam wadah Apersi Kepulauan Bangka Belitung terungkap lewat kopi morning para pengembang Apersi dengan dinas Perkim provinsi kepulauan Bangka Belitung di hotel puncak Pangkalpinang yang disponsori ketua Apersi kepuluan Bangka Belitung Ir Agung Setiawan

Dalam kesempatan tersebut dikatakan Agung, terkait diberlakukannya pada Tahun 2018 ini setiap akan dilakukan akad dengan konsumen pihak Bank minta adanya SLF, padahal terakit aturan masih rancu untuk perdanya sendiri belum ada.

Namun akibat hal ini pihak pengembang sangat dirugikan karena terbentur saat akan melakukan akad dengan konsumen padahal kita para pengembang sendiri sedang membantu program pemerintah dengan program sejuta rumah yang dicanangkan oleh presiden

Menanggapi keluhan dari para pengembang kepala Dinas perkim provinsi Babel Rakhmadi yang diadampingi kabid perkim Agus Afandi akan membantu menyelesaikan permasalahan ini dan aku melakukan kordinasi ke pemerintah pusat untuk menyelesaikannya.

Dijelaskan Rakhmadi, ada terjadi kerancuan terkait hal ini terjadi tumpang tindih, tapi kami mohon agar rekan-rekan dapat bersabar kita akan membantu melakukan koordinasi ke pusat untuk mengatasi permasalahan ini. (JOI)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

babelpos.co -- Harian Babel Pos / Jawa Pos Grup Gedung Graha Pena Bangka Jl. Jendral Sudirman No.10 Selindung Baru Pangkalpinang Telp: 0717-433335 Fax:0717-435724

Copyright © 2018 babelpos.co

To Top