BERITA PILIHAN

Ini 3 Keluarga Bomber

Selain itu, dua dari tiga anak dari terduga teroris Anton diketahui tidak menempuh jalur pendidikan formal sama sekali. Faisa Putri dan Garida Huda Akbar tidak bersekolah. Mereka hanya mendapatkan pendidikan dari keluarganya saja.

Yang unik, ternyata Faisa dan Huda sudah disetting untuk menjawab homeschooling ketika ditanyai siapapun soal jalur pendidikan yang mereka tempuh. Padahal mereka tidak menempuh jalur pendidikan informal itu. “Kalau ditanya jawabannya homeschooling, padahal nggak sekolah sama sekali,” ucapnya.

Satu anak Anton yang tidak terpapar ajaran radikal adalah Ainur Rahman. Sebab, dia kerap keluar kamar dan memilih tinggal bersama neneknya di Rusun Wonocolo Blok B No 5, Taman, Sidoarjo. Tempat tinggal Anton hanya berjarak dua kamar. Yakni di Blok B No 2.

Machfud menyebut Ainur bersekolah di tempat lain. Dia tidak di-homeschooling-kan seperti dua adiknya, Faisa dan Huda. “Anak itu (Ainur) bersekolah. Nggak kaya anak yang lainnya. Dia ikut neneknya,” paparnya.

Berdasar data yang dihimpun Jawa Pos di lapangan, keluarga Anton dinilai warga sangat tertutup. Saat ditanyai soal dimana sekolah Ainur, warga mengaku tidak tahu sama sekali. “Sama sekali nggak tahu. Itu orangnya tertutup,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menjelaskan bahwa aparat kepolisian terus bergerak memburu para terduga teroris. ”Sampai ke akar-akarnya,” kata dia ketika diwawancarai di Mabes Polri, Jakarta, kemarin. Setiap informasi langsung ditindaklanjuti dan didalami. Mereka melakukan langkah itu guna meminimalisir potensi ancaman serupa yang terjadi di Surabaya.

Laman: 1 2 3

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

babelpos.co -- Harian Babel Pos / Jawa Pos Grup Gedung Graha Pena Bangka Jl. Jendral Sudirman No.10 Selindung Baru Pangkalpinang Telp: 0717-433335 Fax:0717-435724

Copyright © 2018 babelpos.co

To Top