Bangka

Warga Dalil Lapor Sawit ke Cawabup

Babelpos.co  BAKAM – Blusukan pasangan Cabup/Cawabup Bangka, Berdikari, Kemas Danial – Fadhilah ke desa Dalil Kecamatan Bakam, dimanfaatkan warga untuk mengadukan nasib mereka. Yaitu permasalahan kebun plasma sawit. Dan ini kontan menjadi perhatian Cabup Nomor urut 3 itu.

Danial yang akrab disapa Niang mendengar langsung keluhan masyarakat di Desa Dalil karena perusahaan sawit yang ada disana tidak memberikan hak atas kebun plasma rakyat sebesar 20% lahan. “Ya, ini benar-benar menjadi masalah serius karena terkait dengan hak dan kesejahteraan bagi masyarakat kita. Perusahaan tidak boleh bermain-main. Harus dipahami bahwa kalangan pengusaha kelapa sawit wajib membangun perkebunan plasma untuk masyarakat sebesar 20%. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan secara tidak langsung dapat mengatasi kesenjangan ekonomi dalam masyarakat itu sendiri,” ujar mantan Direktur Lembaga Bantuan Dana Begulir (LPDB) ini saat ditemui di sela-sela acara blusukannya.

Ditambahkannya, setiap pengusaha perkebunan diwajibkan untuk membangun perkebunan plasma seluas 20% dari luas konsesi hak guna usaha (HGU). “Pola kemitraan perkebunan plasma ini sudah diatur diamanatkan dari UU No. 18/2004 tentang Perkebunan. Dan semenjak disahkannya Permentan No. 98 tahun 2013 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan, plasma masyarakat dapat dibangun dari lahan di luar konsesi yang luasnya setara dengan 20% HGU. Artinya, pemerintah saat ini benar-benar konsen dalam mengatur masalah kebun plasma yang tujuannya dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi keaejahteraan masyarakat,” tambah Cabup penyuka seni dan olahraga ini.

Menjawab keluhan masyarakat Desa Dalil, Niang begitu ia akrab disapa berkomitmen penuh untuk memperjuangakan hak masyarakat tersebut. “Masalah perkebunan plasma sawit, kami dari BERDIKARI jika diamanahkan nanti, Insya Allah siap dan berkomitmen penuh untuk memperjuangkan 20% hak masyarakat yang hingga kini diabaikan oleh perusahaan sawit tersebut. Agar 20% yang dapat dimanfaatkan sepenuhnya bagi pengembangan desa dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Berbeda halnya dengan permasalahan yang ditemui sang Calon Wakil Bupati dengan jargon Pacak, Kawah, dan Tukang Ngulon, yakni Ustad Fadillah Sabri. Ia dalam kesempatan blusukannya ke beberapa daerah di Kecamatan Bakam menemukan permasalahan terkait bidang kesehatan. Hal tersebut berkaitan erat dengan hak masyarakat terkait dengan mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.

Laman: 1 2

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

babelpos.co -- Harian Babel Pos / Jawa Pos Grup Gedung Graha Pena Bangka Jl. Jendral Sudirman No.10 Selindung Baru Pangkalpinang Telp: 0717-433335 Fax:0717-435724

Copyright © 2018 babelpos.co

To Top