giserSUAT

Lady Gaga, The Mother Monster, Sang ‘Provokator’ Moral

Waktu ada penolakan besar-besaran di Jakarta, kalau tidak salah konser itu digelar bulan Juni 2012. Saat itu, baru tiga jam ticket box dibuka, sudah terjual 50 persen. “Sudah terjual 20 ribu lembar dari kapasitas 40 ribu,” kata Arif Ramadhoni, Media Relation Big Daddy Entertainment, promotor konser, ketika dihubungi media, tanggal 10 Maret 2012.

Waktu itu semua orang berfikir penolakan itu semata-mata karena faktor prinsip moral, pornografi serta pornoaksi saja. Tapi ternyata jauh lebih dalam daripada itu. Karena sampai detik ini si Mother Monster itu identik sebagai seorang pemuja setan karena seringkali menampilkan aksi-aksi yang menyimbolkan demikian.

Bahkan, lewat beberapa lagunya, termasuk Judas itu ada sebagian pengamat musik yang menyebut dia ingin membawa masuk ajaran kaum Iluminati, yang mana Gaga diduga merupakan penganut aliran tersebut. Makanya, saat itu Gaga ditolak mentah-mentah masuk ke Indonesia. Karena pasti lewat lirik-lirik lagu dan jargon-jargonnya sehingga pada akhirnya akan menyesatkan kaum muda di Indonesia.

Tidak dapat dipungkiri bahwa yang namanya anak muda selalu identik dengan idealism dan freedom willing, dan harus diakui pula bahwa Lady Gaga sangat mampu merepresentasikan hal itu lewat performa dan lirik-lirik lagunya. Tidak heran jika banyak kaula muda yang merasa bangga menjadi fans dari artis ini karena menurut mereka, di antara mereka dan artis tersebut ada kesamaan prinsip moral dan visi tentang hidup.

Saya penikmat musik, musik apa saja, aliran apa saja, tapi entah kenapa musik yang ditawarkan oleh Gaga sebetulnya jauh dari musik yang harus didengar. Bukan karena lirik lagunya yang dianggap sesat, tetapi notasi atau nada-nadanya kurang melodik dan tidak punya harmonisasi bahkan, terkadang ngeri.

Oh iya, sebelum saya memutuskan untuk menulis soal lagu ‘Judas’ milik Lady Gaga ini, saya terlebih dahulu berkonsultasi dengan salah seorang teman saya yang Nasrani. Karena saya tahu bahwa Judas itu adalah salah satu murid dari Yesus.

Di Alkitab ada dua tokoh penting yang bernama Judas, Yudas saudara Yesus yang mana adalah juga salah satu penulis surat dalam Alkitab Perjanjian Baru selain Yohanes, Petrus, Yakobus, Markus, Matius, Lukas, dan Paulus. Yang dimaksud dalam lirik Judas ini tentu saja Yudas Iskariot, murid Yesus yang bersifat jahat.

Laman: 1 2 3

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

babelpos.co -- Harian Babel Pos / Jawa Pos Grup Gedung Graha Pena Bangka Jl. Jendral Sudirman No.10 Selindung Baru Pangkalpinang Telp: 0717-433335 Fax:0717-435724

Copyright © 2018 babelpos.co

To Top