BABEL POS TERKINI

370 Hektar Sawit PT Sawindo Ilegal?

Babelpos.co  TEMPILANG – Enam Desa di Kecamatan Tempilang Kabupaten Bangka Barat (Babar) mempertanyakan status 370 hektar perkebunan sawit milik PT Sawindo Kencana (SWK). 6 Desa yakni Tanjung Niur, Tempilang, Sangku, Penyampak, Buyan Kelumbi dan Desa Sinar Surya.

BACA: Dinas Perkebunan Babar Akui Sawindo Kelola Kebun Ilegal

Luas sawit yang dipermasalahkan 370 hektar itu terletak di Tanjung Niur 74 hektar,  Tempilang 25 hektar, Sangku 59 hektar, Penyampak 30 hektar, Buyan Kelumbi 29 hentar dan di Desa Sinar Surya 153 hektar. Semua Kades yakni Kades Tanjung Niur Arsah, Kades Tempilang Edi Purnomo, Kades Sangku Rozani, Kades Penyampak Alani, Kades Buyan Kelumbi Erlan dan Kades Sinar Surya Johan.

Doni Ketua BPD Penyampak mengaku kesal dengan sikap Sawindo yang terus menyangkal terkait kebun sawit ilegal itu. Perusahaan tidak mau menyerahkan ke BUMDes masing-masing yang siap mengelolanya padahal 370 hektar itu tidak masuk dalam Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan. Pertemuan sudah beberapa kali dilakukan baik di DPRD Babar, kantor Bupati sampai pertemuan dengan Wakil Gubernur.”Ya beginilah kalau Gubernur tidak tegas, pelanggar Undang-Undang jadi merajalela karena kewenangan perkebunan saat ini ada di Provinsi sehingga Bupati tidak berdaya menegur perusahaan,”ujarnya saat dihubungi Senin (9/4).

Doni mengatakan pertemuan terakhir dengan Wakil Gubernur H Abdul Fatah di kantor Gubernur Babel 6 April kemarin juga tidak membuahkan hasil. Pihak perusahaan sampai melecehkan Wakil Gubernur dengan walkout dari ruang rapat. Pihak perusahaan memberi tawaran mengelola perkebunan 65 persen sedangkan 35 persen desa. Hal itu menjadi lucu karena perusahaan membuka lahan ilegal malah menawarkan lebih besar untuk mengelolanya.”Wibawa pemimpin kita tidak ada arti sama sekali dihadapan pelanggar hukum dan itu jadi pertanyaan kami, ada apa sampai perusahaan seberani itu,”sindirnya.

Masih dikatakan Doni, pihaknya meminta keadilan dan ketegasan kepada Pemerintah serta penegak hukum terkait permasalahan ini. Masyarakat Tempilang sangat cinta damai namun jangan dibodohi dengan dibiarkannya pelanggar hukum berbuat semena-mena. Pihaknya tidak mau terjadi aksi-aksi anarkis yang sangat merugikan banyak orang namun hal itu bisa dicegah kalau tidak ada pembiaran perbuatan ilegal.”Kalau tidak ada keputusan maka kami akan melaporkan ke DPRD Provinsi dan bahkana Presiden. Sepertinya kami ini sengaja dipancing seperti kejadian yang lalu, karena ini kan sudah jelas ada pelanggaran aturan,”tandasnya. 

Laman: 1 2 3

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

babelpos.co -- Harian Babel Pos / Jawa Pos Grup Gedung Graha Pena Bangka Jl. Jendral Sudirman No.10 Selindung Baru Pangkalpinang Telp: 0717-433335 Fax:0717-435724

Copyright © 2018 babelpos.co

To Top