Pangkalpinang

Revi Sampaikan Permintaan Maaf

PANGKALPINANG – Komentar di media sosial terkait politik menjadi daya tarik tersendiri bagi Timses, Simpatisan maupun relawan dalam mengungkapkan dukungan terhadap Paslon yang diusungnya.

Begitu pun penulisan status facebook ketika menampung kegelisahan yang dihubungkan dengan panasnya Pilwako Pangkalpinang. Seperti halnya status yang ditulis Revi Setiawan yang mengirim link berita Gubernur Perintahkan Gusur Pedagang ATM. dengan tag #Ini kata ketua Gerindra Babel, setujukah akhir Maret pedagang ATM harus “digusur”?.

Tak ayal, statusnya pun menjadi viral dengan 59 ragam like, 464 komentar pro kontra, dan puluhan share y g dibagikan kepada netizen. Terlebih status ini menjadi perhatian median online lainnya yang turut menyeroti, salah satunya babelpos.co.id yang menulis satu dari ratusan komentar terkait ujaran oknum Timses peserta Pilwako Pangkalpinang.

” Secara pribadi Saya sangat menyangkan ketika ini dikait2kan dengan dimana Saya bekerja, dan mengecam saya disebut oknum Timses Paslon oleh media tanpa konfirmasi, karena nama Timses paslon tertulis di KPU, karena Saya bagian dari simpatisan,” kata Revi saat memberikan hak jawab tertulis kepada babelpos.co.id.

Menurutnya, komunikasi dalam perang komentar berjalan secara tidak langsung, menurunnya kesadaran diri, tanpa kontrol berpotensi menyalahi rambu dari aturan hingga banyaknya masukan, saran, dan suport mengalir di pesan pribadinya.

” Trims atas atensi para netizen semua baik yang mensuport maupun yang tersinggung, masukan dari sahabat terkait share berita Gubernur Perintahkan Gusur Pedagang ATM. dengan tag #Ini kata ketua Gerindra Babel, setujukah akhir Maret pedagang ATM harus “digusur”?. Dari awal sudah disampaikan ini pendapat pribadi…pendapat pribadi untuk menampung kegelisahan pedagan ATM yang mau ditertibkan dengan batas waktu hingga akhir bulan ini.

Terkait ada pihak-pihak yang teringgung, secara pribadi harus diakui kecerobohan karena menulis status (komentar) nama gub, dan paslon edison-udin, ini karena situasi yang mungkin terpancing dengan ramainya komentar pro dan kontra, dan ditegaskan bukan bermaksud menghasut maupun memprovokasi,” tulis Revi di akun fbnya.

Ditegas olehnya, dirinya menyampaikan Maaf jika postingan tersebut menyinggung pihak-pihak tertentu. Tanpa bermaksud untuk memprovokasi situasi politik Pilwako Pangkalpinang ini…

“Ini pengalaman yang sangat berharga bagi Saya, untuk lebih santun dalam bermedsos. Semoga pelajaran berharga ini tidak terjadi pada orang lain, cukup terjadi bagi Saya pribadi. Mari ciptakan pilwako Pangkalpinang ini penuh persahabatan, santun dalam berpolitik, hingga indah pada waktunya,” tukasnya. (**)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

babelpos.co -- Harian Babel Pos / Jawa Pos Grup Gedung Graha Pena Bangka Jl. Jendral Sudirman No.10 Selindung Baru Pangkalpinang Telp: 0717-433335 Fax:0717-435724

Copyright © 2018 babelpos.co

To Top