Bangka

PT THEP dan PT BAA Kena Sanksi DLH

ILUSTRASI

Babelpos.co  SUNGAILIAT – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka bertindak tegas dengan memberikan sanksi pengurangan produksi kepada dua perseroan terbatas yang dianggap melakukan pelanggaran lingkungan. Dua perusahaan tersebut adalah PT THEP di Kecamatan Puding Besar yang mencemari Sungai Jeruk karena limbahnya dan PT BAA di Kenanga lewat pencemaran udara.

“Kedua perusahaan (PT THEP dan PT BAA) kita minta produksinya dikurangi sebab sama-sama mengakibatkan pencemaran, satu pencemaran air sungai dan satu lagi pencemaran udara,” ujar Kepala DLH Bangka, Meina Lina di Sungailiat, Sabtu (10/3/2018) ketika dikonfirmasi wartawan mengenai kedua masalah itu.

Diterangkannya, PT THEP (Tata Hamparan Eka Persada) yang bergerak dibidang perkebunan sawit, jumlah produksi dinilai tidak memadai dengan instalasi pengolahan limbah (Ipal) yang luasnya hanya 40 hektar, sehingga diwajibkan membangun Ipal tambahan seluas 35 hektar lagi. Sama halnya dengan PT BAA (Bangka Asindo Agri), luas Ipal tidak sebanding dengan jumlah produksi.

“Jadi kedua perusahaan ini kita wajibkan memperluas Ipal jika mau produksi dalam jumlah besar. Selama masih menggunakan Ipal lama produksinya harus dikurangi,” jelasnya.

Menurutnya, pencemaran air Sungai Jeruk di Desa Labu beberapa waktu lalu, disebabkan meluapnya kolam Ipal perusahaan setelah bercampur dengan air hujan, akibatnya limbah mengalir ke sungai. Keasamaan (ph) air sungai secara normal 6 persen, namun kemarin mencapai 6,28 persen kendati terbilang masih tahap normal.

Laman: 1 2

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

babelpos.co -- Harian Babel Pos / Jawa Pos Grup Gedung Graha Pena Bangka Jl. Jendral Sudirman No.10 Selindung Baru Pangkalpinang Telp: 0717-433335 Fax:0717-435724

Copyright © 2018 babelpos.co

To Top